Jumat, 19 Juni 2009

soal lagiii

SOAL – SOAL UKDI

1. Wanita usia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2, nyeri pada kedua sendi lutut, terutama saat berjalan. Jari – jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15 – 30 menit di pagi hari. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderkan pada sendi lutut saat digerakkan. Kadar asam urat serum 8.0 mg/dl. Diagnosis yang paling mungkin adalah......
a. Artritis Rheumatoid
b. Artritis gout
c. Artritis septik
d. Osteoartritis
e. Ankylosing spondylitis

2. Tanda – tanda krepitasi yang timbul pada pemeriksaan sendi diakibatkan oleh........
a. Penebalan sinovium karena sinovitis yang lama
b. Permukaan rawan sendi yang ireguler
c. Kelemahan tendon – tendon pada sendi
d. Kelemahan otot sekitar sendi
e. Adanya kristal asam urat dalam rongga sendi

3. Wanita 30 tahun sejak 6 bulan terakhir mengeluh nyeri dan bengkak pada sendi MCP dan PIP kedua tangan, pergelangan tangan, kedua lutut dan pergelangan kaki. Tampak tanda – tanda radang pada sendi tersebut. Kaku sendi dirasakan saat bangun pagi sampai siang hari. LED 84 mm pada jam pertama dan kadar asam urat serum 6.2 mg/dl. Diagnosa yang paling mungkin..........
a. Artritis rheumatoid
b. Osteartritis
c. Artritis Gout
d. SLE
e. Artritis septik

4. Artritis Rheumatoid menyebabkan erosi sendi sehingga terjadi deformitas sendi yang permanen. Obat yang diberikan untuk mencegah kerusakan sendi tersebut adalah..............
a. Natrium Diklofenak
b. Meloxicam
c. Alopurinol
d. Kortikosteroid
e. Mesotrexate

5. Wanita 28 tahun mengeluh nyeri sendi jari kedua tangan dan kedua lutut, dengan tanda bengkak dan panas. Bercak merah pada pipi dan dahi yang bertambah jelas bila terkenas sinar matahari. Penatalaksanaan untuk pasien tersebut adalah.................
a. Terapi dengan NSAID, dianjurkan pemeriksaan laboratorium meliputi DL, DNA test, dan RF
b. Terapi NSAID dan siklofosfamid, tidak perlu periksa lab
c. Tidak perlu terapi, cukup observasi
d. Terapi NSAID, dan pemeriksaan foto sinar-X sendi saja
e. Terapi dengan kortikosteroid saja, tidak perlu konfirmasi diagnosis lagi

6. Wanita 59 tahun, gemuk, mengeluh nyeri pada kedua lutut. Pada pemeriksaan kedua lutut didapatkan krepitasi. Pada foto thoraks didapatkan osteofit dengan penyempitan celah sendi. Diagnosa yang mungkin..............
a. Rheumatoid artritis
b. Osteoartritis
c. Spondilitis
d. Gout artritis
e. Artritis reaktif

7. Wanita 45 tahun datang ke poliklinik bedah dengan jalan terbungkuk disertai kaki pincang, keluhan nyeri lutut kanan yang hilang timbul sejak 3 bulan yang lalu terutama saat istirahat dan disertai kekakuan sendi. Pada pemeriksaan didapatkan lutut kanan bengkak, betis kanan atrofi, dengan pergerakan sendi yang terbatas. Pada pemeriksaan RO didapatkan penyempitan celah sendi, sklerosis subchondral, pembentukan kista subchondral dan osteofit. Diagnosa kerja yang mungkin................
a. Osteoartritis
b. Myositis
c. Artritis rheumatoid
d. Dislokasi genu
e. Atrofi otot quadriceps femur

8. Pria 81 tahun ditemukan keluarganya dalam keadaan disorientasi dan kebingungan. Pemeriksaan di ruang emergensi menunjukkan adanya hipoglikemi. Pria ini tidak demam, pemeriksaan fisik dalam batas normal. Dilakukan bolus dekstrosa dan pasien segera membaik, gula darahnya menjadi 122 mg/dl dan pemeriksaan neurologi kembali normal. Obat manakah yang paling sering menimbulkan gejala – gejala tersebut di atas...............
a. Metformin
b. Insulin
c. Sulfonilurea
d. a-glukosidase inhibitor

9. Untuk pencegahan diabetes yang paling baik adalah dengan...................
a. Pemberian metformin
b. Cegah obesitas
c. Diet dan aktivitas jasmani teratur
d. Menghentikan kebiasaan merokok
e. Pemberian a-glukosidase inhibitor

10. Wanita dengan obesitas mempuntai kadar trigliserid yang tinggi dalam darah tanpa hiperkolesterolemia, langkah awal paling sesuai dalam pengobatan terhadap wanita ini adalah...............
a. Turunkan berat badan
b. Asam nikotinat
c. Gemfibrozil
d. Terapi clofibrat
e. Terapi bile acid-binding resin

11. Wanita 32 tahun mengeluh penurunan BB meskipun nafsu makan tetap baik. Dan selalu gelisah akibat jantung yang berdebar-debar setiap malam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya exopthalmus dan lid retraction. Temuan lain apakah yang diharapakn didapatkan pada pasien ini...............
a. Uptake Resin T3 yang rendah
b. Kadar T3 serum yang rendah
c. Uptake I131 yang rendah
d. Kadar TSH serum yang rendah → Hipertiroid
e. Indeks FT4 bebas yang rendah

12. Laki – laki 46 tahun pada pemeriksaan rutin didapatkan LDL 133 mg/dl, HDL 39 mg/dl, Trigliseride 483 mg/dl. Penatalaksanaan yang paling tepat pada pasien ini adalah.........
a. Statin
b. Fibrat
c. Asam Nikotinat
d. Kolestiramin
e. Asam lemak omega 3

13. Laki – laki 60 tahun, gemuk, dirawat di ICCU 1 tahun yang lalu dengan infark miokard. Sejak saat itu dia menjalani diet rendah lemak secara ketat. Tidak ada riwayat DM maupun hipertensi. Kadar kolestero total 230 mg/dl, trigliseride 160 mg/dl, HDL 52 mg/dk, LDL 140 mg/dl. Apa yang anda sarankan pada pasien ini?
a. teruskan diet tanpa pemberian obat
b. berikan obat golongan statin
c. Berikan Niasin
d. Berikan obat golongan fibrat
e. Kombinasi statin dan gemfibrozil

14. Laki – laki 56 tahun datang dengan keluhan jari kelingking kaki kanan mengalami luka membusuk. Penderita juga mengeluh sering haus, mudah lapar, sering kecing, kedua kaki dan jemari tangannya sering kesemutan, lesu, mata berkunang – kunang, pucat. Sejak 5 bulan yang lalu penglihatan makin kabur dan pada pemeriksaan fisik, lensa mata tampak putih seperti ada awan putih. Pada kedua betis tampak bekas luka yang menghitam. Lab : Hb 7 g/dl. GDP 190 mg/dl, GD2jamPP 425 mg/dl, Urine reduksi merah bata, pH 4,5. Penyebab keluhan sering kesemutan pada kaki dan tangan adalah.......
a. Proses aterosklerosis
b. Terhambatnya sintesa protein
c. Terhambatnya sintesa sphingolipid
d. Meningkatnya sorbitol
e. Saponifikasi akibat meningkatnya FFA

15. Apa penyebab kadar Hb yang rendah pada pasien di atas.............
a. Terhambatnya sintesa heme
b. Terhambatnya sintesa globin
c. Lisis sel darah merah oleh Reactive Oxygen Spices (dihilangkan)
d. Defisiensi Fe
e. Degenerasi Bone Marrow

16. Penyebab kelainan lensa mata pasien di atas............
a. Proses glikosilasi pada kolagen lensa mata
b. Menumpuknya sorbitol dalam lensa mata
c. Glikosilasi dan reaksi sorbitol pada kolagen lensa mata
d. Adanya proses peradangan pada lensa mata
e. Mengeras dan menggumpalnya protein akibat osmtik dehidrasi

17. Anda sebagai dokter komite olahraga nasional. Suatu hari datang seorang sprinter konsul ke anda tentang makanan dan minuman yang baik dikonsumsi menjelang pertandingan. Untuk menjawab masalah tersebut anda berpikir jenis metabolisme apakah yang dominan pada sprinter saat bertanding.....
a. Aerobic oxidation
b. Β oxidation
c. Aerobic glycolysis dan glycogenolysis
d. Aerobic dehydrogenation
e. Anaerobic glycolysis

18. Seorang pria 16 tahun mengeluh muncul benjolan di leher kanan dan kiri tanpa nyeri sejak satu tahun yang lalu. Penderita mengeluh demam periodik, disertai penurunan berat badan dan sering berkeringat. Hasil FNAB pada kelenjar leher sulit ditentukan (meragukan). Setelah dilakukan eksisi maka didapatkan sel reed stemberg pada kelenjar getah bening tersebut. Diagnosa penyakit tersebut di atas.....
a. Linfadenitis non spesifik
b. Limfadenitis tuberkulosa
c. Limfoma Hodgkin
d. Limfoma non Hodgkin
e. Limfadenocarcinoma

19. Laki – laki 60 tahun datang dengan keluhan mata kanan mendadak buta saat mandi pagi tadi. Sejak 6 bulan yang lalu dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih, dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan kanannya menjadi kabur tetapi masih dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kaki kirinya yang lukan memborok sampai terlihat tulangnya. Waktu ditanya luka tersebut terjadi setahun lebih dan tidak dirawat karena tidak merasa sakit. 10 tahun yang lalu dia gemuk tetapi sejak 2 tahun yang lalu badanya kurus meskipun makannya banyak. Reduksi urine +++, GDP 250 mg/dl dan GD2PP 450 mg/dl. Buta mendadak pada mata kanan pasien kemungkinan disebabkan oleh.............
a. Retinopatia
b. Katarak
c. Koagulasi darah di retina
d. Kekeruhan cairan vitreus
e. Kekeruhan kornea

20. Luka memborok di jari kaki kanan dipicu oleh .................
a. Kanker
b. Kekurangan nutrisi dan oksigen
c. Bakteri pathogen yang virulen
d. Luka kronis
e. Glukosa yang tinggi di cairan tubuh

21. Badan penderita menjadi kurus karena...............
a. meningkatnya lipolisis dari jaringan adiposa
b. terhambatnya penimbunan glikogen
c. meningkatnya katabolisme aktin miosin otot
d. dehidrasi intraseluler
e. Kurang makan

22. Kadar GD2PP 450 mg/dl disebabkan oleh...............
a. Terlalu banyak makan
b. Terhambatnya glikogenesis, lipgenesis, dan glikolisis
c. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis
d. Terhambat masuknya glukosa ke dalam hepatosit
e. Ginjal tidak mampun menskresi glukosa darah

23. Wanita 32 tahun datang dengan keluhan sering berdebar – debar, mudah lelah, sering berkeringat. Dan semakin kurus. Pemeriksaan fisik menunjukkan exopthalmus, struma, fine tremor. Diagnosa yang mungkin............
a. Hipertiroid
b. Hipotiroid
c. Hiperparatiroid
d. Hipoparatiroid
e. Sindroma Cushing

24. Pria 64 tahun, pada pemeriksaan check up didapatkan GDP 120 mg/dl, glukosa darah prandial 136 mg/dl. Diagnosa yang tepat.........
a. DM tipe 2
b. Toleransi glukosa puasa terganggu
c. Glukosa darah normal
d. Toleransi glukosa terganggu
e. DM tipe 1
25. Wanita 50 tahun, mengalami peningkatan LDL darah mendapat terapi oral. Setelah minum obat tersebut mengeluh nyeri otot yang akhir – akhir ini makin meluas terutama bila beraktivitas. Bagaimana mekanisme kerja obat?..................
a. Meningkatkan asam empedu
b. Menurunkan pengikatan asam empedu
c. Menurunkan produksi LDL
d. Menurunkan aktivitas lipoprotein lipase
e. Menghambat aktivitas 3 hidroksi 3 metilglukoronil koA reduktase
26. Laki – laki umur 60 tahun berdebar – debar, BB turun tapi nafsu makan meningkat, sulit tidur, sering emosi, sering berkeringat. Pemeriksaan yang diusulkan....
a. EKG
b. Urin Rutin
c. RO dada
d. Kadar TSH dan T4 bebas
e. CT scan tiroid
27. Wanita umur 44 tahun, menderita nyeri kepala yang diobati sendiri dengan aspirin. Pasien juga mengonsumsi obat klorpropamide untuk DM-nya. Efek samping dari interaksi kedua obat tersebut...........
a. Hiperglikemi
b. Hipoglikemi
c. Emboli
d. Perdarahan
e. Ulkus peptikum
28. Anak laki – laki umur 8 tahun, glukosa darah 180 mg/dl, reduksi urin +2, badan tampak kurus padahal minum banyak. Kenapa sering kencing?.........
a. karena banyak minum
b. makan
c. aktivitas
d. kadar hula darah urin meningkat
e. ISK
29. Wanita 27 tahun, insomnia, episode depresi setelah 9 bulan partus, tidak menyusui, mens tidak teratur, bulu – bulu di wajah meningkat. N 90x/menit, TD 140/110 mmHg, kortisol serum dan urin meningkat, ALTH > N, prolaktin, FSH < LH dbn, CT scan adenoma hipofisis. Penyebab hiperkortisol............
a. Insufisiensi kelenjar adrenal
b. Supresi kelenjar adrenal
c. Hipersekresi ACTH hipothalamus
d. Hipofungsi hipotalamus
e. Supresi hormon reproduksi
30. Pria 45 tahun datang ke RS tidak sadarkan diri. Riw.DM 15 tahun yang lalu. Pemfis : TD 140/85 mmHg, napas cepat dan dalam, S : 37°C, kulit kering dan ada bagian yang terinfeksi. Diagnosa...........
a. Stroke hemoragik
b. KAD
c. DM
d. Koma hepatikum
e. Hipoglikemi
31. Wanita 58 tahun datang ke poliklinik hematologi onkologi medik dengan keluhan utama nyeri pinggang progresis sejak 5 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan anemia, nyeri tekan daeral VL III – IV, pem.Lab didapatkan serum kreatinin 5,6 mg/dl, BUN 127 mg/dl, rontgen dada menunjukkan adanya fraktur kompresi VL III, lesi osteolitik pada tulang coxae dan femur sehingga diagnosisnya suspek multiple mieloma. Tes skreening yang diperlukan untuk membantu menegakkan diagnosis pasien tersebut adalah..........
a. Hapusan darah tepi
b. Elektroforesis protein
c. BMA (Bone Marrow Aspiration)
d. Pernyataan A dan B benar
e. Semua pernyataan di atas benar
32. Laki – laki 45 tahun datang ke poliklinik Hematologi Onkologi Medik atas rujukan Poliklinik Jantung dan Pembuluh Darah dengan diagnosis suspek Polisitemia Vera. Sesuai kriteria diagnostik menurut Polycythemia vera Studi Group, pernyataan di bawah ini dalam kriteria mayor adalah...........
a. NAP score meningkat
b. Saturasi O2 arteri ≥ 92%
c. Trobositosis > 400.000/mm3
d. Leukositosis > 12.000/mm3
e. Unsaturated B12 binding capacity > 2200 pg/ml
33. Pilihan terapi yang dapat diberikan pada pasien dengan kasus di atas adalah.......
a. Flebotomi 250 cc/minggu
b. Kemoterapi dengan hidroksi urea
c. Splenektomi
d. Pemberian interferon alfa
e. Pernyataan di atas semuanya benar
34. Laki – laki 35 tahun didiagnosis menderita hemoroid eksterna stadium III. Seminggu ini mengeluh mengalami perdarahan dari duburnya, merasa lemah badan dan sering pusing. Hasil lab: Hb 6 g/dl, MCV 71 fl, MCH 23 pd, LED 50 mm/jam, PCV 18%, WBC 12.000 sel/mm3. PLT 350.000 sel/mm3. Dari hasil lab tersebut kemungkinan menderita………..
a. Anemia aplastik
b. Anemia megaloblatik
c. Anemia defisiensi besi
d. Anemia displastik
e. Anemia hemolitik
35. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis anemia pada pasien di atas adalah…..
a. Elektroforesa protein
b. Serum iron (SI), total iron binding capacity (TIBC)
c. Bone marrow punksi
d. Tes fragilitas osmotic
e. Tes acid ham
36. Penderita laki – laki 60 tahun didiagnosa dengan sirosis hepatis dan dibawa ke RS dengan muntah darah, berak warna hitam dan ascites. Kira – kira perdarahan terjadi karena................
a. Perdarahan V. Oesophagia
b. Perdarahan v.gastrica brevis
c. Perdarahan v. Mesenterica superior
d. Perdarahan v. Mesenterica inferior
e. Perdarahan v. azygoproximal
37. Wanita 30 tahun, BB 60 kg, daang dengan keluhan sedak dan muntah. TD 160/100 mmHg, frekuensi pernapasan 28x/menit, edema kedua kaki, didapatkan rales pada kedua basal paru. Pem.darah : Hb 7,3g/dl, MCV dan MCHC normal, ureum 421 mg/dl, kreatinin 32 mg/dl. Pem.USG didapatkan ukuran kedua ginjal mengecil, densitas cortex meningkat, batas medula corteks kabur. Diagnosis fungsional ginjal untuk pasien in adalah.......
a. CKD stage 5
b. CKD stage 2
c. Acute Renal Failure
d. Sindroma Nefrotik
e. Sindroma nefritik akut
38. Terapi utama yang paling diperlukan untuk pasien di atas........
a. Transplantasi ginjal
b. Hemodialisis
c. Continous ambularoty peritoneal dialysis
d. Konsevatif/medikamentosa
e. Transfusi sel darah merah
39. terapi anemia yang tepat untuk pasien tersebut adalah.........
a. pemberian sulfas ferrous
b. transfusi sel darah merah
c. pemberian asam folat
d. pemberian erythropoeiten
e. pemberian kortikosterod
40. Berdasarkan JNC VII, klasifikasi hipertensi pasien di atas adalah...........
a. Hipertensi emergensi
b. Hipertensi urgensi
c. Pre hipertensi
d. Hipertensi stage 2
e. Hipertensi stage 1
41. terapi hipertensi yang tepat untuk pasien di atas..............
a. Life style modification lebih dulu selama 3 bula
b. HCT
c. Diltiazem drip IV
d. ACEI
e. Alfa2 blocker
42. Anak laki – laki 10 tahun mengelur air kencingnya berwarna gelap dan wajahnya sembab. Penderita mengeluh nyeri waktu menelan, demam serta tenggorokan terasa sakit 2 minggu yang lalu, tapi sekarang semua gejala tersebut hialng. Dari pemfis : TD 150/90, udem di wajah dan kaki. Pada pemeriksaan kimia darah didapatkan peningkatan kreatinin dan urea darah serta penurunan albumin plasma. Pada pemeriksaan urine, didapatkan proteinuria dan gross hematuria. Berdasarkan anamnesa dan pemfis serta lab tersebut, pasien patutu diduga menderita...................
a. glomerulonefritis
b. Nekrosis tubuler akut
c. Uretritis akut
d. Sistitis akut
e. Appendisitis
43. Patogenesis dasar dari penyakit yang diderita anak tersebut............
a. Autoimun
b. Aterosklerosis
c. Neuropati
d. Gangguan metabolisme
e. Keganasan
44. Wajah sembab dan udem pada tungkai dapat dihubungkan dengan.............
a. Hipertensi
b. HipoAlbumin
c. Gross hematuri
d. Keluhan nyeri menelan
e. Peningkatan urea darah
45. Selain sembab, edema dapat disebabkan oleh.............
a. peningkatan permeabilitas pembuluh kapiler darah
b. penurunan tahanan arteriole
c. Hambatan aliran limfe
d. Peningkatan tekanan hidrostatik di kapiler darah
e. Benar semua
46. Bila kadar pemeriksaan gas darah menunjukkan pH 7,32, Pa CO2 30 mmHg, dan kadar HCO3 20 mEq/L. Maka kondisi keasaman darah penderita tersebut.........
a. Asidosis metabolik dengan kompensasi respiratorik
b. Alkalosis metabolik dengan kompensasi respiratorik
c. Asidosis respiratorik akut
d. Alkalosis respiratorik akut
e. Asidosis campuran metabolik-respiratorik
47. Meningkatnya volume darah pada retensi air oleh ginjal akan mengakibatkan......
a. Inotropik ventrikel
b. Tekanan pengisian ventrikel
c. Volume akhir diastolik
d. Peregangan ventrikel
e. Semua tersebut di atas
48. Anak perempuan usia 10 tahun dirawat di ruang intensif anak dengan penurunan kesadaran. Pasien juga mengalami kejang – kejang 5 jam SMRS. Didapatkan riwayat sakit kepala dan penglihatan kabur. Pemfis: Somnolen, TD 180/110 mmHg, udem periorbita. Urinalisis didapatkan albumin +2, eritrosit penuh/lpb, dismorfik. Pemeriksaan darah albumin 3,2gr/dl, titer ASTO meningkat. Etiologi keadaan tersebut.........
a. Sindroma nefrotik
b. Stenosis arteri renalis
c. Glomerulonefritis akut paska streptokokus
d. Hipoplasia ginjal
e. Sindroma hemolitk uremik
49. Laki – laki 60 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam selama 5 hari disertai nyeri pinggang kiri dan sering buang air kecil. Pada anamnesis, penderita mengatakan pernah keluar batu dari saluran kencingnya. Pemfis menunjukkan keadaan umum pasien tampak kesakitan, TD 130/80 mmHg, N 88x/menit reguler, Suhu aksila 38,5°C. Hasilpemeriksaan gram dari kultur urin penderita tersebut menunjukkan bakteri batang gram negatif dengan jumlah bakteri lebih dari 100.000 bakteri/ml urin. Uji sensitivitas terhadap antibiotikamenunjukkan bakteri tersebut sensitif terhadap golongan quinolon dan resisten terhadap golongan penisilin dan derivatnya, golongan sefalosporin dan golongan aminoglikosida. Etiologi yang paling mungkin..............
a. Pseudomonas aeruginosa
b. Escherichia coli
c. Proteus mirabilis
d. Mycoplasma mirabilis
e. Ureaplasma urealyticum
50. Metode pengambilan spesimen yang paling tepat untuk menegakkan diagnosis pada penderita di atas...........
a. Urin porsi tengah
b. Kateterisasi
c. Aspirasi supra pubik
d. Urin tampung
e. Biopsi ginjal
51. Antibiotik yang tepat untuk terapi pasien di atas.............
a. Amoksisilin
b. Siprofloksasin→ Gol. Quinolon
c. Gentamisin
d. Sefotaksim
e. Isoniazid
52. laki laki 40 tahun dengan riwayat kolitis ulseratif. Gambaran penyakit yang akan menentukan peningkatan resiko terjadinya keganasan adalah..............
a. lama durasi sakit kurang dari 10 tahun
b. riwayat terjadinya megakolon toksik
c. adanya gambaran pankolitis (peradangan mengenasi seluruh bagian kolon)
d. ditemukan adanya pseudopolip pada kolonoskopi
e. kebutuhan steroid yang tinggi
53. Pasien 58 tahun dengan sirosis hepatis, masuk RS dengan ascites masif dan edema kaki. Tidak dijumpai adanya kelainan pada pernapasan dan tanda – tanda ensefalopati hepatik. Hasil lab menunjukkan serum elektrolit Na 130, K 3,6 , Cl 85, serum kreatinin 1,0 mg/dl, BUN 18 mg/dl. Tirah baring, pembatasan natrium dan air, pemberian spironolakton dan furosemid dosis penuh tidak memberikan perubahan berat yang bermakna setelah 5 hari. Tindakan selanjutnya.............
a. pemberian furosemide 80 mg IV
b. Acetazolamide oral 250 mg/hr
c. Pemasangan peritoneouvenous shunt
d. Parasentesis terapeutik
e. Ditambahkan HCT 25 mg
54. Wanita 75 tahun dengan riwayat gastritis erosif yang dicetuskan oleh aspirin 5 tahun yang lalu saat ini mengalami nyeri lutut yang berat yang diduga suatu OA. Penderita ini membutuhkan terapi dengan NSAID. Dari pilihan pengobatan di bawah ini mana yang paling tepat untuk mencegah terulangnya perdarahan gastrointestinal..................
a. Omeprazole
b. Isoprostol
c. Nizatidin
d. Atropin
e. Sukralfat
55. Wanita usia 23 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 8 minggu mengeluh mual sejak 4 minggu yang lalu dan muntah hebat sejak 2 hari yang lalu. 4 jam yang lalu penderita muntah bercampur darah segar. Dirasakan nyeri daerah epigastrium. TD 100.70 mmHg, Nadi 98x/menit, RR 24x/menit. Pada pemeriksaan darah lengkap didpatkan Hb 10,1 mg/dl, WBC 13000/mm3, PLT 210.000/mm3, SGOT/SGPT 43/39. Kemungkinan diagnosis pasien ini adalah...........
a. Hiperemesis gravidarum dengan Mallory weiss tear
b. Ulkus peptikum
c. Gastritis erosif
d. Angiodisplasia
e. Ruptur varises esofagus
56. Wanita 30 tahun dibawa ke IRD karena demam dan nafsu makan menurun selama 3 hari. Pemfis : adanya jaundice dan hepatomegali. Lab menunjukkan peningkatan enzim aminotransferase. Menurut pernyataan penderita, dia telah mendapatkan vaksinasi hepatitis B 2 tahun yang lalu namun belum mendapatkan vaksinasi hepatitis A. Hasil pemeriksaan serologis : IgM HAV negatif, IgG HAV (+), HbsAg (-), HbsAb (+), HbcAb (-), HCV Ab (+). Kesimpulan yang paling akurat adalah bahwa pasien menderita,,.......
a. Saat ini pasien menderita Hepatitis A, belum pernah terinfeksi HBV, dan menderita hepatitis C pada masa lalu.
b. Saat ini menderita hepatitis A, pernah terinfeksi oleh HBV dan HCV di masa lalu
c. Pernah terinfeksi HAV dan HCV pada masa lalu dan sedang menderita Hepatitis B
d. Pernah terinfeksi HAV pada masa lalu, belum pernah terinfeksi HBV dan sedang menderita Hepatitis C
e. Pernah terinfeksi HAV dan HCV pada masa lalu, belum pernah terinfeksi HBV dan saat ini menderita Hepatitis C.
57. Wanita 42 tahun datang dengan keluhan nyeri ulu hati, nyeri dirasakan terutama pada malam hari, nyeri berkurang setelah makan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan epigastrium. Diagnosis yang mungkin...........
a. Ulkus gaster
b. Ulkus duodeni
c. Esofagitis
d. Gastritis
e. Gastropati hipertensi portal
58. Pria 39 tahun datang dengan keluhan diare selama 2 bulan, hasil pemeriksaan kolonoskopi menunjukkan cobblestone appearance. Diagnosis yang paling tepat............
a. Colitis ulserative
b. Chron’s disease
c. Amoebiasis intestinal
d. Ca colon
e. Colitis TB
59. Wanita 46 tahun, gemuk datang dengan keluhan nyeri hebat pada perut sebelah kanan atas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Murphy’s sign (+) Diagnosis yang paling mungkin..............
a. Kolesistitis akut
b. Pankreatitis akut
c. Gastroduodenitis
d. Perforasi ulkus gaster
e. Pyelonefritis
60. Pria 67 tahun datang dengan keluhan perut semakin membesar. Pada pemfis didapatkan massa pada perut kanan atas, berdungkul. USG abdomen menunjukkan adanya nodul pada lobus kanas hepar. Mana di antara berikut ini merupakan pemeriksaan yang menunjang diagnosa pasien tersebut.........
a. CA 19-9
b. Alfa Feto protein
c. PSA
d. CA 153
e. Seromoeba
61. Pria 36 tahun datang dengan keluhan nyeri perut kanan atas disertai demam selama 10 hari. Pemfis didapatkan hepatomegali, nyeri tekan. USG abdomen didapatkan gambaran abses hepar dengan diameter 9 cm. Mana diantara berikut ini merupakan pemeriksaan penunjang yang diperlukan terhadap pasien tersebut di atas...........
a. Elektroforesa protein
b. HbsAg
c. Anti HCV
d. Alkali fosfatase
e. Seramoeba
62. Wanita 26 tahun sudah menikah, riwayat sering mengalami keguguran. Sekarang sudah mempunyai1 anak usia 1 tahun yang sering mengalami kejang – kejang. Pada pemeriksaan CT scan kepala didapatkan klasifikasi serebral. Penyakit infeksi apa yang paling mungkin diderita oleh wanita ini...........
a. TBC
b. Rikettsiosis
c. Leptospirosis
d. Toksoplasmosis
e. Malaria
63. Pria 21 tahun, menderita panas badan sekitar 4 hari, perut terasa mual, sakit kepala, badan sakit semua. Pada pemeriksaan fisik didapat kompos mentis, TD/N baik, Suhu 37,4°C. Hasil lab. Hb 14,8 gr%, WBC 3100/mm3, PLT 148.000/mm3. Tes uji Tourniquet (+). Diagnosa yang paling mungkin.........
a. Demam tifoid
b. Demam berdarah dengue
c. Malaria
d. Rikettsiosis
e. Leptospirosis
64. Wanita 23 tahun ditemukan pingsan di kamarnya, disampingnya ditemukan sekaleng cairan tanpa label. Pada pemeriksaan didapatkan dari mulut keluar ludah berbuih, GCS3-4-5, pupil pinpoint, TD 120/80 mmHg, N 100x/menit, Suhu 37°C, RR 22x/menit. Pada heteroanamnesa penderita baru mengalami patah hati. Kemungkinan yang paling mendekati dari penderita ini adalah keracunan....
a. Alkohol
b. Morphin
c. Organofosfat
d. Klerat
e. Detergen
65. Seorang penderita laki – laki umur 35 tahun baru datang dari lombok datang ke tempat praktek saudara dengan keluhan kepala pusing, panas badan yang sebelumnya didahului menggigil. Pemfis penderita sadar, TD 110/70 mmHg, Nadi 80x/menit, muka agak pucat. Pemeriksan lab Hb 10gr%, pemeriksaan darah tepi secara hapusan dicat dengan Giemsa ditemukan eritrosit tidak membesr, warna pucat, di dalamnya terdapat bentukan seperti cincin warna biru, inti merah juga terdapat bentukan acole, dengan teksik tebal didapatkan gambaran stern hemel. Parasit penyebab penyakit tersebut adalah.........
a. Leishmania tropica
b. Leishmania donovani
c. Plasmodium ovale
d. Plasmodium vivax
e. Plasmodium falciparum
66. Laki – laki 45 tahun dirujuk ke IRD dengan keluhan kejang seluruh tubuh. Dari heteroanamnesa ditemukan riwayat nyeri saat mengunyah makanan disertai bengkak pada gusi sejak 1 bulan sebelumnya. Pada penderita didapatkan febris, trismus dan opistotonus. Diagnosa kerja yang mungkin...........
a. Gingivitis disertai sepsis
b. Dislokasi sendi temporomandibular
c. Disfagia
d. Tetanus
e. Meningitis
67. Laki – laki 20 tahun dibawa ke UGD dengan riwayat kecelakaan terjatuh dari sepeda motor, kondisi saat datang dalam keadaan sianotik. Pada pemeriksaan klinis didapatkan jejas pada dinding dada dengan pengembangan dinding dada yang tidak simetris disertai suara napas yang hilang pada satu sisi. Dianosa kerja...............
a. Kontusio muskulorum torakal
b. Hematotoraks
c. Kontusio pulmonum
d. Simple pneumotoraks disertai fraktur kosta
e. Tension pneumotoraks
68. Laki – laki 64 tahun datang ke IRD dengan keluhan sejak 1 hari yang lalu tidak bisa BAK. Dari anamnesa riwayat sejak 3 hari yang lalu BAK warna merah, penderita tidak periksa ke dokter karena walau air kemih merah saat mulai sampai selesai berkemih, pnderita tidak merasa sakit serta 1 bulan yang lalu pernah sakit yang sama tapi sembuh sendiri. Pada pemfis didapatkan proyeksi buli setinggi umbilikus. Diagnosa yang mungkin.......
a. Batu saluran kemih
b. Keganasan buli – buli
c. BPH
d. Sindroma nefrotik
e. Trauma partial saluran kemih
69. Laki – laki 30 tahun datang ke IRD dengan keluhan demam disertai tungkai kanan nyeri dan bengkak. Dari anamnesa 1 bulan yang lalu penderita terjatuh dari sepeda motor, tidak didapati luka pada tungkai, penderita sulit berjalan. Penderita telah berobat ke puskesmas setempat dan memutuskan untuk dirawat disangkal putung. Setelah dipijat dan dibebat pendeirta merasa mati rasa pada kaki. Diagnosa kerja yang mungkin.............
a. Patah tulang tungkai kanan tertutup
b. Osteomyelitis
c. Sindroma kompartemen..................5P
d. Cedera saraf tepi yang menyertai patah tulang tungkai kanan
e. Kontusio muskulorum tungkai kanan
70. Wanita 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan luka bakar hanya pada daerah wajah setelha terkena semburan api akibat kompor minyak tanah meledak. Mengeluh sesak, suara parau. Tindakan yang paling tepat apabila sesak bertambah berat...............
a. Pemberian oksigen melalui nasal prong
b. Pemberian oksigen masker
c. Posisi setengah duduk
d. Pasang endotrakeal tube
e. Pemasangan nasogastrik tube
71. Pria 30 tahun datang dengan keluhan demam yang bertambah tinggi pada malam hari disertai sakit kepala. Demam sejak 1 minggu yang lalu. TD 110/80, RR 20x/menit, nadi 90x/menit. Lab : WBC 3200/mm3 dan hitung diferensial menunjukkan limfositosis relative. PLT 135.000/mm3. Diagnosa yang mungkin........
a. Malaria
b. Leptospirosis
c. Demam tifoid
d. Demam dengue
e. Encephalitis
72. Wanita 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25x/hari sejak tadi pagi, diikuti kelemahan, suara parau, napas cepat. Pemfis TD 90/60 mmHg, Nadi 130x/menit, RR 28x/menit, suhu 36°C, turgor kulit menurun, tangan pendeirta menunjukkan tanda washed woman hand. Kemungkinan diagnosanya adalah.....
a. Shigelosis
b. Vibrio kolera
c. Entero toksik E.coli
d. Infeksi stafilokokus
e. Salmonelosis
73. Wanita 18 tahun datang dengan keluhan nyeri perut pada seluruh lapangan perut, disertai muntah, sulit flatus, kembung. Penderita mengalami panas badan sejak 2 minggu yang lalu. Pemfis : composmentis, TD 80/60 mmHg, Nadi 140x/menit, suhu aksiler 36,2°C, suhu rektal 39°C, meteorismus, nyeri seluruh lapangan perut, bising usus jarang. Kemungkinan penderita mengalami...........
a. Perforasi tifoid
b. Appendisitis
c. Carcinoma kolon
d. Gastritis akut
e. Ileus paralitik
74. Wisatawan Jerman, 40 tahun, telah mencoba menikmati Es Cendol, sore harinya menderita diare 10x, kuning encer, suhu badan demam, mules, mual. Penyebab tersering.....
a. Salmonella
b. E. Coli
c. Virus Norwalk
d. Shigella
e. Entamoeba histolityca
75. Pria 30 tahun, menderita panas badan sejak 1 minggu yang lalu bertambah panas pada malam hari disertai sakit kepala. TD 90/60 mmHg, Nadi 90x/menit, suhu 39°C. Lab : Hb10 gr%, WBC 2900/mm3, PLT 92000/mm3. Diagnosa malaria akan terbantu bila dieksplorasi lebih jauh mengenai..............
a. Hasil LED
b. Hasil hitung diferensial
c. Pengobatans ebelumnya
d. Sakit kepala
e. Sifat panasnya
76. Wanita 66 tahun, riwayat DM sejak 15 tahun yang lalu, tidak rutin berobat. Hasil lab GDP 178 mg/dl, Glukosa darah prandial 266 mg/dl, Ureum 89 mg/dl, kreatinin 2,2 mg/dl. Urin : proteinuria +3. Berikut ini penatalaksanaan hiperglikemia paling tepat pada pasien ini.......
A. Sulfonilurea
B. Biguanid
C. Insulin
D. Kombinasi insulin dan OAD
E. Non farmakologis
77. Laki laki 24 tahun dirujuk ke UGD setelah tertusuk benda tajam di toraks anterior pada sisi medial papila mammae sinistra. Pada saat tiba, diketahui tekanan darah 70/50 mHg. Vena – vena leher tampak melebar. Suara pernapasan vesikuler normal pada kedua paru. Dari pilihan jawaban di bawah ini, step pengelolaan berikutnya yang paling tepat adalah.................
a. Foto Thoraks sinar X
b. Intubasi ETT
c. EKG
d. Insersi tabung pada cavum thoraks sebelah kiri
e. Perikardiosintesis
78. Suatu hari setelah perbaikan terhadap ruptur aneurisma aorta yang dilakukan dalam keadaan emergensi, seorang pria usia 66 tahun menghasilkan urine 35 ml selama periode 4 jam, sebuah kateter folley masih terpasang. Dia menerima 14 unit darah selama operasi. Suhu tubuh 37,8°C, nadi 126x/menit, TD 104/68 mmHg. Pemeriksaan fisis menunjukkan adanya edema perifer yang luas. Suara jantung normal. Pada auskultasi suara paru terdengar bersih. Perut teraba lunak. Hasil lab Hematokrit 27%, serum Na 143 mEq/L, K 5,0 mEq/L, Urine Na 6 mEq/L. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang merupakan penyebab oligouri yang paling tepat untuk pasien tersebut...........
a. Gagal jantung
b. Hipovolemia
c. Occluded Foley cathether
d. Renal artery thrombosis
e. Transfusion reaction
79. Pria, 38 tahun, 2 minggu ini merasakan kaki kirinya terasa sangat nyeri saat tidur, sebenarnya dirasa sakit sejak 1 tahun belakangan, namun hanya dirasakan bila berjalan. Penderita mengeluh jarak tempuh makin lama makin pendek dan sering berhenti karena nyeri. Bila istirahat nyerinya hilang. Penderita seorang perokok berat. PF secara umum normal. Pada eks. Inf. Sinistra tidak teraba pulsasi a. Dorsalis pdis dan tibialis posterior. Pemeriksaan lab normal. Manakah diagnosis yang paling mungkin......
a. Acute renal occlusion
b. Thromboangitis obliterans
c. Diabetic arteriopathy
d. Chronic arterial thrombosis
e. Atherosclerosis peripheral arterial
80. Wanita 35 tahun, tungkai kanan bengkak sejak 2 tahun, tidak nyeri. Diagnosa yang paling mungkin...........
a. Lipedema
b. Limfedema
c. Edema statis
d. Edema
e. Deep vein thrombosis
81. Perempuan 18 tahun, neyri di ujung kaki kiri sejak 5 hari yang lalu, jari tersebut tampak pucat dan dingin dibanding kaki kanan. Pulsasi hanya jelas teraba di inguinal tetapi lemah. Sejak 1 bulan yang lalu sakit kepala terus menerus. TD di lengan kiri dan kanan sama, tetapi tekanan darah di tungkai kiri lebih lemah dari yang lain. Diagnosa yang mungkin......
a. Arteriosklerosis
b. Aterosklerosis obliterans
c. Tromboflebitis
d. Tromboangitis obliterans
e. Arteritis Takayasu
82. Apa tanda dan gejala ang terpenting dari Volkmann’s ischemic.....
a. Pallor
b. Coolness
c. Swelling
d. Numbness
e. Pain
83. Seorang gadis cantik datang ke praktek saudara mengharapkan tinggi badan bertambah karena dia bercita – cita ingin menjadi pramugari. Dokter menyarankan rontgen daerah lutut. Apa yang terutama dilihat dari hasil rontgen pada kasus di atas?..........
a. periosteum
b. Epifisis
c. Metafisis
d. Epiphyseal plate
e. Perichondrium
84. Wanita 30 tahun masuk UGD dengan penurunan kesadaran 3 jam setelah mengalami tabrakan bermotor kecepatan tinggi. Saat masuk UGD TD 120/70 mmHg, RR 25x/menit, heart rate 98x/menit. Penderita masih membuka mata dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisir nyeri yang diberikan tetapi tidak dapat mengeluarkan suara.. Tindakan yang pertama kali dilakukan saudara.....
a. melakukan foto kepala untuk mencari adanya fraktur
b. melakukan pemeriksaan CT scan kepala
c. menjamin airway (intubasi) dan kontrol servikal
d. melakukan resusitasi cairan
e. pemeriksaan terhadap adanya trauma di tempat lain
85. Setelah kondisi pasien stabil, pemeriksaan fisik menemukan adanya hematom di parietal kiri, laserasi pada dada kanan dan abdomen. Pemeriksaan pendukung apa yang dilakukan.......
a. Foto polos kepala, servikal, thoraks dan pelvis
b. CT scan kepala, foto servikal, thoraks dan pelvis
c. CT scan kepala, foto thoraks, pelvis
d. Fotokepala AP dan lateral, cervical, thoraks, pelvis
e. CT scan kepala, cervical, thoraks, foto pelvis, USG abdomen
86. Laki – laki 6 bulan, pucat sejak 2 bulan yang lalu. Riwayat keluarga tidak ada. Pemfis : gizi kurang, anemis, ikterus ringan, sistolik murmur, hepatosplenomegali, limfadenopati (-), Hb 5 gr/dl, Leukosit 6400, Ht 15,4, trombosit 235.000, hitung jenis leukosit normal. Diagnosa........
a. Anemia defisiensi besi
b. Anemia sideroblastik
c. Anemia karena penyakit kronis
d. Thalasemia mayor
e. LLA
87. Wanita diet berlebihan, lemas, Hb 10 gr%, Darah tepi anemia normokrom makrositer. Defisiensi apa?.......
a. Fe
b. Vit.B12
c. Vit B1
88. Seorang pasien tidak sadar dibawa ke UGD setlah menjadi korban tabrak lari. Nadi > 120x/menit, TD turun, kehilangan darah 30 – 40%. Menurut ATLS, klasifikasi syok perdarahan..........
a. I...............15%
b. II...............15 – 30%
c. III............30 – 40%
d. IV ..............> 40%
e. V
89. Laki – laki, trauma dada, sesak napas, ngorok, perkusi dada kiri hipersonor. Saat nafas, dada kiri tertingggal. Nadi tidak teraba, akral dingin. Apa yang dilakukan di UGD?...........
a. Beri O2 sungkup, napas spontan, dan dekompresi jarum
b. Beri O2 sungkup, napas bantu dan dekompresi jarum
c. Intubasi, O2 sungkup, napas spontan, dan dekompresi jarum
d. Intubasi, O2 sungkup, napas bantu dan dekompresi jarum
e. Langsung dekompresi jarum
90. Pria 46 tahun datang ke UGD dengan muntah dan BAB berdarah 1 hari SMRS. Keluhan diawali dengan nyeri mendadak pada ulu hati, muntah jg mengandung sisa makanan tetapi lebih banyak seperi ter. Nyeri ulu hati berulang sejak 1 tahun yang lalu biasanya beberapa jam setelah makan. Akral dingin, nyeri tekan dan defence muskular negatif. Perut tidak kemubung, bising usus meningkat, tidak ditemukan tanda gagal hati. TD 90/60 mmHg, nadi 110x/menit lemah dan tidak teratur. Diagnosa.............
a. Syok hemoragik karena pecahnya varises esofagus
b. Syok hemoragik karena pecahnya ulkus peptikum
c. Syok hemoragik perdarahan varises fundus lambung akut
d. Syok hemoragik perdarahan kanker lambung
e. Syok hemoragik perdarahan vascular malformation
91. Manakan penangan awal yang harus dilakukan terhadap pasien ini..........
a. resusitasi cairan, pengawasan ketat terhadap tanda vital, obat maag
b. Resusitasi cairan, transfusi, O2, NGT, obat maag
c. Resusitasi cairan dn transfusi, O2, NGT, antibiotik sektrum luas, laparotomi
d. Resusitasi cairan, pengawasan ketat terhadap tanda vital, transfusi, O2, NGT, endoscopi
e. Resusitasi cairan, O2, NGT, bilas lambung, antibiotik spektrum luas
92. Apakah cairan yang palin gtepat diberikan untuk pasien ini........
a. PRC
b. Transfusi WBC
c. RL
d. HES
e. Normal saline
93. Setelah pasien diresusitasi, tampak perbaikan hemodinamik, endoscopi GIT terlihat sumber perdarahan, terapi gagal untuk menghentikan perdarahan dan 750 ml darah dibutuhkan untuk menjaga tekanan darah cukup selama 8 jam. Manakah penanganan yang paling tepat selanjutnya...........
a. Adrenalin
b. Eksplorasi laparotomi
c. Lebih banyak transfusi darah
d. Omeprazol IV
e. Pitresin drip
94. Pria 50 tahun, keluhan nyeri kolik di abdomen kanan atas diserta urin kemerahan. Foto polos abdomen ditemukan bayangan radioopak kecil diameter 1 cm di subkostal XII kanan. Diagnosa............
a. Kolelitiasis
b. Hepatolitiasis
c. Nefrolitiasis kanan
d. Ureterolitiasis
e. Abses hepar yang kalisifikasi
95. Seorang wanita datang dengan keluhan dispepsia, pada endoskopi ditemukan massa dengan permukaan tidak beraturan. Hasil biopsi ditemukan adenocarcinoma esofagus. Keadaan apakah yang merupakan awal terjadinya keadaan ini........
a. Esofagitis akut
b. Esofagitis kronis
c. Esofagitis ulserative
d. Esofagitis baret
e. Esofagitis erosil
96. Wanita BB 40 kg, TB 160 cm. Termasuk golongan gizi apa..........(IMT= BB kg/TB2 dalam cm)
a. Gizi cukup
b. Gizi kurang
c. Gizi buruk
d. Gizi lebih
e. Obesitas
97. Wnita 31 tahun datang dengan keluhan utama penurunan kesadaran dan panas tinggi yang timbul setelah penderita mengalami kecelakaan 1 hari SMRS. Diketahui penderita mempunyai penyakit Graves sejak 2 bulan yang lalu. Dari pemfis didapatkan kesadaran menurun, sangat gelisah, TD 110/60 mmHg, Nadi 1332x/menit, S=39,9°C.. keringat banyak, thyroid membesar difus, bruit (+) di atas A. Carotis interna, takikardi, murmur, hiperfleksi dan tremor. Hb dan leukosit dalam batas normal. T3 dan T4 meningkat, TSH sangat rendah. Diagnosa...
a. Hipertiroid
b. Krisis tiroid
c. Tirotoksikosis
d. Tiroiditis
e. Struma difusa non toksik
98. Anak laki – laki 6 tahun sejak 1 tahun lalu pucat, terdapat gangguan pertumbuhan, sering transfusi, splenomegali, anemia hipokrom mikrositer, sel target (+). Diagnosa yang mungkin........
a. Thalasemia hemolitik
b. Anemia defisiensi besi
c. Sickle cell anemia
d. Anemia aplastik
e. Anemia hemolitik
99. Laki – laki 30 tahun, IgM HBV (+). Kakak meninggal karena sirosis hepatis, kakek meninggal karena kanker hepar. Untuk mengetahui replikasi sel..........
a. HbsAg
b. Anti HBs
c. Anti HBc
d. HbeAG
e. HBcAg
100. Pasine laki – laki 70 tahun, BAB pucat, ikterik, demam (-), riwayat penyakit hati disangkal. Massa epigastrium dan nyeri tekan. Diagnosa..........
a. Kolelitiasis
b. Kolesistitis
c. Pankreatitis akut
d. Pankreatitis kronik
e. Kanker pankreas
101. Laki – laki 30 tahun, keluhan sakit kepala, mual muntah, tidak nafsu makan, nyeri otot dan sendi, BAK menurun. 1 minggu yang lalu banjir. Pemfis : mata agak merah, sedikit ikterik, hepatosplenomegali. Pem.mikroskopik ditemukan kuman spiral dengan ujung saling terkait. Diagnosa.......
a. Salmonelosis
b. Shigelosis
c. Treponomiasis
d. Leptospirosis
e. Borrealis
102. Perempuan 32 tahun kelhan utama bintik – bintik merah pada kedua tungkai sejak 2 bulan yang lalu. Anamnesa : tidak didapatkan riwayat perdarahan berulang pada keluarga. Pemfis peteki pada kedua tungkai, hepatosplenomegali (-), lain-lain dbn. Lab : trombosit 48.000/uL, leukosit 5700/uL, Hb 13,1 gr/dl. Hapusan darah tepi : trombosit menurun dengan beberapa megatrombosit. Diagnosa yang mungkin.......
a. Koagulopati Intravaskular Diseminata (DIC)
b. ITP
c. Evan’s sindrome
d. Henoch Schonlein Purpura
e. Hemolytic uremic sindrome
103. Laki – laki 10 tahun nyeri perut 1 hari. Awalnya tidak jelas berpusat di kanan bawah, mual muntah1 kali, demam (-), nyeri kencing (-), Nyeri bertambah saat fleksi tungkai kanan, RT : nyeri (+), darah (-). Diagnosa yang mungkin..........
a. Apendisitis
b. Gastroduodenitis
c. Pankreatitis akut
104. perempuan 45 tahun mendapatkan terapi HT dan DM dan hiperkolesterol. Mengalami nyeri dan kelemahan otot difus. Obat yang mungkin menyebabkan keluhan terebut........
a. Captopril
b. HCT
c. Asam nikotinat
d. Propanolol
e. Lovastatin
105. Ikterus akibat batu empedu. Lab yang meningkat...
a. Bilirubin direk
b. Bilirubin indirek
c. Urobilinogen urine
d. Serkobilinogen feses
e. Sterkobilin
106. Wanita 44 tahun, nyeri ulu hati, mual, subfebris, nyeri lepas tekan perut kanan bawah. Hb 12, Leukosit 12.000. Diagnosa...........
a. Apendisitis akut
b. Gastritis akut
c. Adnexitis dekstra
d. KED
e. Divertikulitis akut
107. Etiologi ISK, batu BAK, gram negatif, sensitif terhadap quinolon.........
a. pseudomonas
b. E. Coli
c. Proteus
d. Mycoplasma
e. Ureaplasma
108. Wanita tidak bisa merasakan pahit di lidahnya, bila terluka sukar sembuh. Enzim yang mempengaruhi defisiensi zat terkait penyakit tersebut adalah........
a. Purin
b. Pirimidin
c. Glutation
d. Arginine
109. Laki – laki 2 minggu yang lalu ke Barito Selatan. Saat ke Jakarta, badan demam, pem lab menunjukkan plasmodium vivax stadium tropozoit dan gametozit. Selain primakuin, obat lain yang diberikan.........
a. Kina
b. Klorokuin
c. Doksisiklin
d. Piridoksin - pirimetamin
110. Laki – laki 15 tahun sehabis sakit panas, batuk pilek sembuh daam 3 hari, s10 hari kemudian mendadak kedua tungkai lemah yang makin berat, akhirnya kedua lengan – tangan juga ikut lemah. Pada pemeriksaan neurologis ditemukan tetraparese LMN, dengan kedua tangan dan kedua kaki terasa kesemutan model ” Glove stocking phenomena’, berak dan kecing normal, tidak ada panas badan, pemeriksaan lab darah lengkap normal. Diagnosa yang tepat untuk pasien ini adalah........
a. Poliomyelitis
b. Myelopathi
c. Lesi transversal myelum
d. Guillain Barre Sindroma
e. Polineuropati
111. Patofisiologi kasus di atas.........
a. Autoimun
b. Myelitis
c. Myelopati
d. Lesi transversl myelum
e. Polineuropati
112. Wanita usia 55 tahun, mengeluh kumat – kumatan nyeri di wajahnya di sekitar pipi kanan seperti disayat pisau, serangan terjadi pada saat mengunyah, saat bicara, sat menguap, saat sikat gigi. Pada pemeriksaan neurologis lain dalam batas normal. Riwayat sakit gigi (+) dan sudah idcabut. Pada kasus di atas diagnosanya adalah........
a. Bell’s palsy
b. Migrain
c. Arteritis temporalis
d. Trigeminal neuralgia
e. Tension headache
113. Terapi pada kasus di atas adalah.............
a. Carbamazepin.........................Bamgetol
b. Diclofenac
c. Tramadol
d. Paracetamol
e. Piroxicam
114. Wanita 35 tahun, mengeluh nyeri di kepala separuh kanan berdenyut disertai mual muntah, dan mata kabur (scotoma), fotofobia. Sebelum nyeri kepala penderita merasa separo wjahnya gringgingan dan tebal disertai pandangan berkunang – kunang. Nyeri berlangsung ±2 jam. Pemeriksaan neurologis tidak ada kelainan. Diagnosa yang mungkin...............
a. Trigeminal neuralgia
b. Migrain clasic
c. Arteritis temporalis
d. Tension headache
e. Epilepsi focal
115. Wanita usia 27 tahun mengeluh sejak 2 bulan yang lalu nyeri kepala seperti diikat, jalan terasa melayang, serin gberdebar, keringat dingin. Nyeri kepala hampir tiap hari, kumat- kumatan disertai mual tanpa muntah. Sulit tidur. Tidak ditemukan defisit neurologis fokal. Diagnosa kerja penderita tersebut......
a. Cluster headache
b. Tension headache
c. Trigeminal neuralgia
d. Migrain klasik
e. Arteritis temporalis
116. Pria 73 tahun masuk RS dengan keluhan sulit menggerakkan anggota tubuhnya baik sebelah kanan maupun kiri. Tangan kiri terlihat bergetar – getar seperti orang menghitung – hitung uang. Wajahnya terlihat kaku, wajah topeng. Jalan terlihat kaku, langkah kecil – kecil. Kesadaran tidak menurun. Obat yang cocok untuk pasien ini adalah.........
a. Carbamazepin
b. Diphenylhidantoin
c. Luminal
d. Ergotamine
e. Levodopa dan Benserazid
117. Wanita 55 tahun rajin bekerja mencuci dan memasak. Ia mengeluh jari – jari tangan kanan 1-3 (ibu jari, telunjuk dan jari tengah) kesemutan terutama malam hari, bila tangan digerak-gerakan membaik, atrofi otot thenar. Bila pertengah pergelangan tangan kanan diketuk, akan timbul nyeri menjalar ke jari 1 – 3. Diagnosa pasien ini adalah.......
a. Cervical Root Syndrome
b. Erb Palsy
c. Klumpke Palsy
d. Carpal Tunnel Syndrome
e. Saturday Night Palsy
118. Laki – laki 25 tahun dengan riwayat epilepsi, emdadak tidak sadar, diikuti kejang –kejang seluruh badan tonik dan klonik berulang – ulang lebih dari tiga kali. Obat – obat yang segera diberikan adalah.........
a. Diazepam injeksi diulangi tiga kali selang 15 menit
b. Phenytoin injeksi IV 50 mg/menit
c. Glukosa 50% 1 ampul IV
d. Thiamin 100 mg IV
e. Semua di atas benar
119. Laki – laki 27 tahun masuk UGD karena kecelakaan lalu lintas. Penderita melakukan gerakan menarik anggota badan bila dirangsang, suara tidak jelas dan tidak dapat membka mata biarpun dirangsang, berapa GCS pasien ini..........
a. 8
b. 9
c. 10
d. 7.....E1M4V5
e. 6
120. Wanita 65 tahun terpeleset di kamar mandi. Dia menahan tubuh dengan tangan kanan, kemudian merasa nyeri di pergelangan tangan kanan. Sendi tangan tampak seperti garpu. Manakah tulang yang mungkin patah............
a. Metacarpal I
b. Radius
c. Ulna
d. Humerus
e. Clavicula
121. Wanita 23 tahun dengan KU kesadaran menurun. Masih bisa dibangunkan dengan panggilan tapi seminggu kemudian tidak bisa. Seharusnya sebelumnya mendapatkan pengobatan TBC selama 6 bulan tapi pada bulan kedua berhenti karena sudah merasa enak. Pada pemfis didapatkan kaku kuduk, kaki kiri lebih lemah dari kaki kanan. Tes Babinsky (+) kaki kiri. Diagnosa..........
a. Meningitis TB
b. Meningitis bakterial
c. Stroke emboli
d. Stroke perdarahan
122. Laki – laki 14 tahun datang ke poli saraf dengan keluhan kejang pada saat tidur dan menengadah ke atas, mata melenting ke atas dan kejang kelojotan keempat anggota gerak. Saat kejang pasien tidak sadar dan ngompol dan mulut berbusa 1 – 2 menit. Keluhan yang sama pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini............
a. Epilepsi umum idiopatik
b. Epilepsi umum simptomatik
c. Epilepsi umum kriptogenik
d. Epilepsi partial idiopatik
e. Epilepsi partial simptomatik
123. Wanita 20 tahun datang ke klinik dengan keluhan mulut miring ke kanan dan mata kiri tidak bisa menutup. Terjadi kemarin ketika bangun tidur. Nyeri kepala (-), mual muntah (-), gangguan pendengaran (-), makan minum tidak tersedak. Riw. HT dan DM (-). Pemfis dbn, status neuro : lagoftalmus mata kiri, plika nasolabialis kiri datar, lain – lain dbn. Diagnosa............
a. Trigeminal neuralgia
b. Bels palsy kiri
c. Stroke sistem karotis
d. Stroke sistem vertebrobasiler
e. Tumor CPA
124. Laki – laki 47 tahun KU nyeri pinggang menjalar ke paha kiri 4 bulan SMRS saat pasien bekerja merasa nyeri. Dirasakan bertambah dengan batuk dan mengejan. Berkurang dengan berbaring. Baal dan kesemutan (+) di kaki kiri sebelah luar. Pemeriksaan motorik dorsofleksi 5/4, plantar fleksi 5/4, sensoris hipestesi setinggi L5 – S1. Diagnosa...............
a. Ensefalopathy
b. Abses otak
c. Meningitis
d. HNP
e. Mielitis
125. Seorang laki –laki ditemukan dalam keadaan tidak sadar di pinggir alan, lalu dibawa ke UGD. TD 190/110 mmHg, N 88x/menit, RR 28x/menit, afebris, pupil bulat anisokor kanan > kiri, refleks fisiologik +/+, refleks patologis +/+. Penyebab kemungkinan besar lesi struktural. Gejaa klinis yang mendukung........
a. Hanya bereaksi terhadap nyeri
b. Pernapasan Cheyne stokes
c. Pupil bulat anisokor
d. Refleks fisiologis +/+
e. Refleks patologis +/+
126. Pria usia 50 tahun dibawa ke RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu ketika sedang mengikuti rapat di kantornya. Pasien mengeluh nyeri kepala kemudian disertai muntah 1x. Pasien menderita hipertensi sejak 1 tahun yang lalu. TD tertinggi 200/100 mmHg. Saat di periksa di RS, TD pasien 210/110 kesadaran sopor. Pada pemeriksaan selanjutnya didapatkan pupil kecil, reaktif isokor, pernapasan cepat dan disertai apne, refleks patologis (babinski) positif pada kedua sisi. Apakah pola pernapasan pasien ini.........
a. Cheyne Stokes
b. Kusmmaul
c. Tipe sentral neurogenik hiperventilasi
d. Tipe apneustik
e. Agonal
127. Laki – laki 65 tahun datang dengan keluhan tangan tremor, jantung berdebar. Untuk menyingkirkan adanya parkinson, pemeriksaan yang dianjurkan.........
a. Uji gula darah
b. Uji rigiditas dan keseimbangan
c. Uji spastisitas
d. Tes valsava
e. Tes romberg
128. Wanita 40 tahun mengeluh kesemutan di bibir bagian bawah setelah operasi gigi bawah belakang 2 minggu yang lalu. Penyebabnya............
a. Alergi obat anestesi
b. Dosis obat berlebihan
c. Obat anestesi masuk pembuluh darah
d. Kelainan anatomi rahang
e. Trauma jaringan saraf
129. Wanita 26 tahun datang ke UGD dengan nyeri kepala berdenyut dengan intensitas yang berat di kepalanya. Keluhan disertai mual muntah dan fotofobia. Keluhan semacam ini dirasakan penderita sebanyak 6x selama setahun terakhir. Apakah diagnosa pasien ini...........
a. Episode tension type headache
b. Chronic tension type headache
c. Cluster headache
d. Classic migrain
e. Common migrain
130. Laki – laki 18 tahun post KLL, mengeluh nyeri kepala. CT scan ada gambaran bulan sabit dan midline shift 5 mm. Diagnosa.........
a. EDH..................gambaran lensa cembung
b. SDH
c. EDH + Herniasi cerebri
d. SDH + Herniasi cerebri
131. Laki – laki umur 25 tahun mengalami trauma akibat kecelakaan lal lintas. Dijumpai adanya SOL pada CT scan kepala serta epidural hematoma. Kemungkinan arteri yang pecah..........
a. Bridging vein
b. A. Menigea media
c. A. Cerebral anterior
d. A. Cerebral posterior
e. Berry artery
132. Laki – laki 38 tahun sewaktu mengangkat meja mendadak nyeri pinggang kanan menjalar sampai betis belakang dan telapak kaki. Kalau ia mengejan atau batuk maka nyeri akan bertambah. Bila nyeri menjalar dari pinggang sampai betis bagian belakang dan kaki bagian lateral maka etak lesi dimana?.................
a. Medula spinalis
b. Radiks L5
c. Radiks S1
d. N. Ischiadicus
e. N. Tibialis posterior
133. Wanita 55 tahun, gemuk, pekerjaan penjual rujak. Setiap malam mengeluh nyeri di jari 1,2 dan 3 kanan sehingga mengganggu tidurnya, beberapa minggu kemudian tangan kanan tidak kuat untuk memegang, terasa tebala pada volar 3 ½ jari dan otot pangkal ibu jari mnegecil. Topikal diagnosa kasus di atas adalah..........
a. Radiks cervikal C6 – 7
b. N. Radialis
c. N. Ulnaris
d. N. Medianus
e. Myelum cervical C6 -7
134. Sesuai dengan lesinya maka pasien di atas akan ditemukan atrofi otot.....
a. Otot hipothenar
b. Otot inter ossei
c. Otot Thenar
d. Otot fleksor jari
e. Otot ekstensor jari
135. Anak laki – laki 1 tahun, BB 8,2 kg dibawa orang tuanya ke poli anak dengan keluhan pucat sejak 1 mingu yang lalu. Pada pemfis didapatkan ikterik, splenomegali. Hasil lab: HB 7,2 gr%, leukosit 6900/mm3, trombosit 194.000/mm3, MCV 70 fl, MCH 24 pg, MCHC 18 g/dl, ditemukan gambaran basofilik stippling. Pada darah tepi, SI dan TIBC normal, HbF 75%, HbA 15%, tes Coombs negatif. Diagnosa yang tepat untuk pasien ini...............
a. Anemia defisiensi besi
b. Anemia megaloblastik
c. Thalasemia
d. Anemia aplastik
e. Autoimmune Hemolytic Anemia (AIHA)
136. Anak perempuan 6 bulan, BB 6,5 kg dibawa ke UGD dengan keluhan sesak napas. Tiga hari sebelumnya ada menderita panas tidak tinggi, batuk berdahak, pilek dan diikuti sesak yang semakin hebat. Tidakada riwayat sesak napas sebelumnya. Pada pemeriksaan fisis paru didapatkan hipersonor, ekspirasi memanjang, mengi dan ronkhi basah nyaring. Foto polos dada menunjukkan gambaran hiperaerasi, diameter anteroposterior memanjang pada foto lateral, infiltrat peribronchial dan patchy infiltrat. Diagnosa yang mungkin...........
a. Bronkopneumonia
b. Bronkiolitis
c. Asma bronkial
d. Pertusis
e. Pneumotoraks
137. Anak 5 tahun menagalmi panas selam 3 hari. Pemfis didapatkan anak tanpak lemah dengan suhu badan 37,8°C, TD 100/70, Nadi 100x/menit. Rumple leede (+), pmbesaran kelenjar retro aurikuler dan servikal. Rash eritromakulopapular di seluruh tubuh. Pem lab Hb 12,3 g/dl, Leukosit 4500/ul, Ht 36%, trobosit 120000/uL. Diagnosa manakah di bawah ini yang paling tepat untuk kasus di atas..........
a. Dengue fever
b. Dengue hemoragik fever
c. Morbili
d. Rubella
e. Exanthema subitum
138. Bayi yang baru lahir melalui operasi SC ec solution plasenta mendaatkan )2 100% per ETT. Bayi terebut tampak mengalami gangguan perfusi, heart rate 54x/menit. Apakah yang saudara berikan untuk life saving bayi tersebut.....
a. Bolus albumin
b. Epinefrin intratekal
c. Kompresi
d. Infus natrium bikarbonat
e. Nalokson hidroklorat IM
139. Anak perempuan usia 10 tahun dirawat di ruang intensif anak dengan penurunan kesadaran. Penderita juga mengalami kejang 5 jam sebelum MRS. Didapatkan riwayat sakit kepala dan penglihatan kabur. Pemfis didapatkan somnolen, TD 180/110, edema periorbita (+), Pemeriksaan urinalisis didapatkan albumin +2, eritrosit penuh/lpb, disorfik. Titer ASTO meningkat. Etiologi keadaan tersebut..........
a. Glomerulonefritis akut pasca streptokokus
b. Sindrome nefrotik
c. Stenosis arteri renalis
d. Hipoplasi ginjal
e. Sindroma hemolitik uremik
140. Anak laki – laki usia 23 bulan dengan BB 6,1 kg dan PB 78 cm, dibawa ibunya ke dokter karena terlalu kurus. Dari pemeriksaan fisik didapatkan anak cengeng, terlihat sayu, otot hipotrofi, dan jaringan subkutannya sedikit serta oedem pada dorsum pedis. Ibunya mengatakan bahwa setiap kali diberi makan ia muntah. Kemungkinan diagnosa adalah..........
a. KEP II
b. KEP Marasmus
c. KEP campuran
d. KEP III
e. KEP kwashiorkor
Marasmus : defisiensi kalori, edema (-), wasting sangat hebat, atrofi otot, retardasi pertumbuhan, apatis, pendiam, nafsu makan baik, old man face, hepatomegali (-), albumin normal.
Kwashiorkor : defisiensi protein, edema( +), wasting ringan dan tersembunyi, dapat ada atrofi namun tersembunyi, growth retardasi tersembunyi, cengeng, iritable, nafsu makan jelek, moon face, flag sign, hepatomegali (+),a lbumin rendah.
141. Berapa kalori yang dibutuhkan pada fase initial pasien di atas......
a. 300 kal/hari
b. 400 kal/hr
c. 500 kal/hari
d. 600 kal/hari
e. 700 kal/hari
142. Anak usia 5 tahun menderita demam selama 3 hari, adenopati servikal, nyeri di bibir, lidah dan gusi. Tiga minggu lalu mengeluh bengkak dan nyeri di ujung jari tangan kanan disertai cairan. Oleh ibunya, penderita dikompresi namun nyeri tidak berkurang. Kemudian penderita dibaw ke dokter dan diobati dengan sefalosporin gol. I tapi tidak ada perbaikan. Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan adalah............
a. Pemeriksaan gram dari aspirasi kuku
b. Pemeriksaan KOH dari aspirasi kuku
c. Pemeriksaan HSV antigen dari aspirasi kuku
d. Kultur bakteri dari aspirasi kuku
e. Kultur streptokokus grup A dari apusan
143. Anak 3 tahun akral dingin 6 jam SMRS. Riwayat penyakit sebelumnya pana 4 hari, kencing kurang selama 8 jam, Pemfis : apatis, TD 90 per palpasi, Nadi 144x/menit, nadi 40x/menit, hepatomegali. Dilakukan pemasangan IVFD, vena apa yang digunakan yang terbaik saat itu………
a. Umbilikus
b. Medialis cubiti
c. Jugularis eksterna
d. Femoralis
e. Poplitea
144. Anak, facies mongoloid, ada garis similian jelas. Tidak demam. Diagnosa…….
a. Sindroma Turner
b. Sindroma Patau
c. Sindroma Down
d. Sindroma Jacob
e. Sindroma Klinlfetter
145. Anak 3 tahun, belum bias bicara, Jika dipanggil tidak menoleh. Termasuk tuli.......
a. sensorineural non genetik
b. Tuli konduktif
c. Sensorineural genetik
d. ,,,,,,,,,,,,,
146. Bayi usia 3 bulan datang dengan perut kembung, tidak bisa BAB. Muntah – muntah, riwayat BAB menyemprot. Diagnosa............
a. Intusepsi
b. Hirschprung
c. Tumor kolon
d. Colitis
147. Bayi 7 bulan datang dengan perut kembung, BAB (-). Tindakan pertama yang harus dilakukan...........
a. Pasang NGT............untuk mengurangi distensi abdomen
b. Pasang infus
c. Pasang ETT
d. Pasang O2
148. Anak laki – laki 11 bulan BB 7,8 kg dibawa ke poli anak karena selama 3 hari mengalami diare lembek cair dengan darah lendir, frekuensi > 6x/hari, panas, kembung, dan bila BAB anak selalu menangs dan mengejan. Anak menderitabatuk pilek 2 minggu yang lalu tapi sudah sembuh. Pada pemfis. Didapatkan anak gelisah, suhu tubuh 38,5°C, ubun – ubun cekung, mata cowong, turgor kembali lambat, abdomen cembung tapi tidak distended dan bising usus melemah. Antibiotik yangtepat untuk pasien ini......
a. A,pisilin
b. Kloramfenikol
c. Tetrasiklin
d. Kolistin
e. Metronidazol
149. Anak perempuan 10 tahun datang dengan hematuri. Dia pernah mengalami nyeri menelan 14 hari sebelumnya. Pemfis. TD 170/100 mmgHg, edema pretibial, dan dorsum pedis. Hasil lab kreatinin serum 3,2 m/dl. Yang menyebabkan keadaan tersebut........
a. Meningkatnya produksi aldosteron
b. Meningkatnya aktifitas endotelium
c. Meningkatnya produksi katekolamin
d. Masuknya cairan dari intravaskuler ke interstitial
e. Meningkatnya tekanan onkotik plasma
150. Anak laki – laki usia 4 tahun dibawa ibunya ke poliklinik senuah rumah sakit dengan keluhan kelainan pada cara berjalan, sering terjatuh saat berjalan dan sulit menaiki tangga. Pamannya meninggal saat usia 19 tahun karena penyakit distrofi otot. Pada pemfis ditemukan kelemahan pad otot panggul dan bahu. Uji laboratorium apakah yangpenting untuk menegakkan kasus teresbut.....
a. Kadar alkali fosfatase
b. Kadar urokinase
c. Kadar kreatinin kinase
d. Kadar glukokinase
e. Kadar katalase
151. Bayi usia 12 hari, pada pemeriksaan klinis didapatkan bula dengan dasar eritematosa, hipopion dan erosi dengan krusta kuning keemasan didapatkan pada wajah dan leher. Suhu badan 38°C. Penyakit infeksi tersebut terdapat pada lapisan kulit............
a. Stratum korneum
b. Stratum basale
c. Stratum spinosum
d. Stratum lusidum
e. Stratum granulosum
152. Anak usia 12 tahun mengeluh gatal yang sangat pada lipat tangan dan kaki disertai bercak kemerahan sejak 1 tahun yang lalu dan sering kambuh. Pada pemeriksaan didapatkan makula eritematosa, batas tidak jelas di fossa cubiti dan fossa poplitea, xerosis cutis dan ptyriasis alba. Pemeriksaan lab di bawah ini diperlukan untuk menunjang diagnosa.......
a. Pemeriksaan serum IgA
b. Serum IgG
c. Serum IgE
d. Serum IgM
e. Serum IgD
153. Anak perempuan 5 tahun dibaw ke puskesmas oleh ibunya karena mencret seperti pancuran air. Tampak tanda dehidrasi berat dan pemeriksaan lab menunjukkan adanya vibrio cholerae positif. Penyebab diare profus pada anak tersebut karena..........
a. Vibrio cholera menyebabkan kerusakan mukosa usus yang luas
b. Vibrio cholera mensekresi eksotoksin yang memicu sekresi cairan usus
c. Vibrio cholera menghambat penyerapan air leh mukosa usus
d. Toksin Vibrio cholera meningkatkan peristaltik usus amat bermakna
e. Toksin vibrio cholera menghambat penyerapan natrium, chlor dan air
154. Bagaimana mekanisme terjadinya diare profus pada kasus di atas......
a. Rusaknya sel mukosa usus menumpahkan cairan sel ke lumen usus
b. Toksin vibrio kolera meningkatkan aktifitas adenilyl siklase mukosa usus
c. Vibrio cholera mengikat protein canal air sehingga tidak dapat terbuka
d. Toksin vibrion cholera memicu peristaltik sehingga cairan usus terdorong keluar
e. Vibrio cholera mengikat protein kanal natrium dan chlor sehingga tertutup.
155. Anak 1 tahun tidak bisa berjalan karena lutut sakit. Kakaknya juga pernah diberikan fresh frozen plasma. Skreening yang perlu dilakukan untuk anak ini adalah.........
a. Bleeding time
b. APTT
c. Clotting time
d. TT
e. Protrombine time
156. Anak laki – laki 2 tahun, BB 15 kg, Maintenance cairan yang dibutuhkan untuk 1 hari......
a. 750 vc
b. 1000 cc
c. 1100 cc
d. 1250 cc
e. 2250 cc
157. Pada abdomen bayi, terdapat usus yang keluar, membran (-), kantung (-), kalau dipaksa dimasukkan dapat terjadi........
a. Volvulus
b. Ileus paralitik
c. Ileus obstruktif
d. Hipoksia
158. Anak 20 bulan, muntaber 10x, turgor menurun, mulut kering, mata cekung, nadi meningkat. Keadaan plasma darah pasien......
a. Peningkatan viskositas plasma
b. Penurunan viskositas plasma
c. Tidak terjadi perubahan viskositas
d. Penurunan viskositas dan tekanan osmotik
e. Tidak terjadi perubaan viskositas dan tekanan osmotik
159. Anak laki – laki 2 bulan dibawa ke puskesmas dengan keluhan sumbing bibir dan langit. Pada pasien KU baik, tidak batk, tidak pilek. BB 4,5 kg, didapatkan labignatopalatoschizis unilateral sinistra komplit. Lab 11 gr/dl. Pem. Lain dbn. Kapan usia pasien yang paling tepat untuk dilakukan labioplasty.........
a. 10 jam
b. 10 hari
c. 10 bulan
d. 10 minggu..................rule of ten
e. 10 tahun
160. BB minimum dapat dilakukan labioplasty.......
a. 5 kg..........= 10 pond
b. 6 kg
c. 7 kg
d. 8 kg
e. 9 kg
161. Anak laki laki usia 8 tahun digigit seekor lebah. Dalam lima menit terlihat lesi yang embengkak ukuran 2 cm, warna merah di tempat gigitan tersebut. Temuan yang dominan pada lesi tersebut..........
a. Reaksi terhadap korpus alienum
b. Perdarahan
c. Infiltrasi limfositik
d. Vasodilatasi
e. Migrasi neutrofilik
162. Anak usia 4 tahun tidak dapat makan selama 2 hari karena penyakit GIT. Yang menjadi sumber utama energi yang akan dioksidasi pada otot rangka penderita tersebut........
a. Kreatinin fosfat otot
b. Glikogen otot
c. Trigliserida otot
d. Asam lemak serum
e. Glukosa serum
163. Wanita hamil 29 minggu datang untuk ANC. TD 150/90 mmHg, proteinuria +2, trombosit dan serum hati normal. Yang dilakukan......
a. SC
b. Induksi persalinan
c. Konservatif
d. Pemberian MgSO4
164. Wanita G3P2Ao, riwayat SC, hamil aterm, 20 jam inpartu belum lahir, 3 jam dipimpin belum lahir. VT : teraba tangan, letak belakang kepala, CPD relatif. Tindakan...........
a. SC
b. Partus percobaan
c. Vakum
d. Forsep
e. Kristeler
165. Wanita 20 tahun, primi, hamil 37 minggu. TD 180/110, edem anasarka. Angka kematian ibu tinggi selain disebabkan oleh penyakit di atas juga karena......
a. Perdarahan post partum
b. DM
c. Tumor payudara
d. Tumor serviks
166. Anak usia 7 tahun, perdarahan pervaginam, tanda seks sekunder (+), Riwayat trauma genital disangkal. Diagnosa........
a. Menarke
b. Pubertas dini
c. Pubertas tarda
d. Klimektarium
167. Wanita 45 tahun datang dengan KU sesak napas, SGOT dan SGP normal. Foto thoraks didapatkan cairan di basal paru, USG abdomen tampak tumor ovarium dekstra. Ascites (+). Diagnosa.......
a. Sindroma cartagener
b. Sindroma Eisenmenger
c. Meig syndrome.............Tu.ovarium, efusi pleura, ascites
d. Sindrome nefrotik
168. Wanita 2225 tahun, G1P0A0, kehamilan 32 minggu, janin dalam keadaan sehat. Datang ke UD RS dengan keluhan sesak napas disertai mengi sejak 1 jam yang lalu. Pasien merasakna keluhan ini setiap bulan sejak kehamilannya. Pada pemfis didapatkan wheezing dan ekspirasi memanjang. Kemudian konsul ke dokter obgyn dan diperkirakan terjadi persalinan dini. Apa obat yang diberikan untuk mencegah efek buruk dari persalinan dini..........
a. Prednison
b. Deksamethason
c. Metilprednison
d. Hidrokortison
e. Oksitosin
169. Anak laki – laki 5 thun, jatuh dari sepeda 5 hari yang lalu, terdapat luka sobek di lengan kirinya ukuran 2 x 1 cm yang diobatinya dengan povidone iodine. Termasuk penyembuhan luka mana kasus di atas?
a. Primary intention
b. Secondary intention
c. Tertiary intention
d. Delayed intention
e. Acute intention
170. Bayi baru lahir dengan Labiognatopalatoschizis. Bayi sehat, BB 3500 gr. Orang tua adalah pasangan yang sehat, tidak ada cacat bawaan yang sehat, demikian juga kakek nenek dari kedua pihak. Faktor penyebab yang paling mungkin.............
a. Trauma pada kehamilan trimester kedua
b. Faktor genetik
c. Kekurangan vit. A dan E selama kehamilan
d. Kekurangan asam folat
e. Terjadinya radiasi dari sinar X pada kehamilan muda ibunya
171. Anak, 21 bulan, sesak napas, RR 33x/menit, Suhu 39,1°C, cuping hidung (+), RO PA konsolidasi lobar udara bronkhogram (+) superior kanan. Diagnosa............
a. Efusi pleura
b. Bronkopneumonia
c. Pneumonia
d. Atelektasis
e. Schwarte
172. Anak laki – laki 4,5 tahun dibawa ke UGD dengan kelainan perdarahan yang sulit berhenti di bekas suntikan IM hep. B. Pada pemfis : KU baik, perdarahan merembes di paha kiri bekas suntikan, perdarahan di tempat lain tidak ada, anemia (-), ikteruk (-),, hepatomegali (-), splenomegali (-), limfadenopati (-). Lab : darah : Hb 11, leu 8500, trom 170 rb, PT, aPTT meningkat. Diagnosa .........
a. ITP
b. Hemofilia A
c. Hemofilia B
d. Defisiensi Vitamin K
e. DIC
173. Bayi perempuan 8 bulan, dibawa ke UGD karena sesak napas sejak 3 hari, stridor saat inspirasi dan retraksi ringan di suprasternal. Sesak berkurang bila penderita tidur miring atau memakai bantal. Tidak ada febris, tidak disertai gangguan makan/minum. Pemeriksaan radiologis soft tissue leher memperlihatkan penyempitan di daerah laring. Keluhan seperti ini dirasakan sejak 2 bulan yang lalu tetapi sembuh sendiri Pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosa..............
a. nasoendoskopi
b. Rhinoskopi posterior
c. Laringoskopi
d. Rontgen Thoraks AP dan lateral
e. Esofagoskopi
174. Anak laki – laki 10 tahun febris karena ISPA dan dalam waktu 10 hari kemudian terdapat pembengkakan lutut kiri disertai nyeri dan mobilitas terbatas. Pada foto rontgen didapatkan di korteks distal femur tampak fokus litik dikelilingi tepi yang sklerotik. Diagnosa pasien ini adalah.........
a. Osteomielitis tuberculosa
b. Osteomielitis akut pyogenik
c. Arthtritis supuratif
d. Osteogenik sarkoma
e. Osteoartritis
175. Bayi umur 1 hari, sejak lahir sesak napas hebat. Pada pemfis bayi tampak sesak, frekuensi napas 40x/menit, suhu 36,5°C, tampak sianotik disekitar hidung dan mulut, suara napas paru – paru kiri berkurang. Pada foto thoraks Xray, di rongga thoraks kiri ada masa (aeration berkurang), tidak ada ronchi. Lab darah lengkap dalam batas normal, tidak ada pernapasan cuping hidung. Kemungkinan besar bayi ini mengalami.
a. Sepsis
b. Pneumonia
c. Hernia difragmatika
d. Kelainan jantung bawaan
e. Asidosis respiratorik
176. Seorang bayi, menunjukkan gejala tidak senang makan, perut kram, bengkak pada perut, muncul gas dan diare yang terjadi 30 mnt sekali selama 2 jam. Didiagnosa oleh dokter, bayi tersebut mempunyai kelainan intoleransi laktosa. Laktosa termasuk kelompok karbohidrat..........
a. monosakarida tersusun dari glukosa
b. Monosakarida tersusun dari galaktosa
c. Disakarida, tersusun dari 2 glukosa
d. Disakarida, tersusun dari glukosa dan galaktosa
e. Disakarida, tersusun dari 2 galaktose
177. Anak 18 bulan dirawat di RS untuk evaluasi diare persisten/kronis dan penurunan berat badan selama beberapa bulan. Berdasarkan keterangan ibunya, anak sering mengalami batuk pilek, nafsu makan menurun. Pemeriksaan jasmani menunjukkan kekurangan lemak subkutan, sedikit oedem di kaki dan perut. Pada KMS tercatat bahwa berat badan dan tinggi badan jauh di bawah garis merah (di bawah normal). Termasuk dalam klasifikasi kekurangan gizi (malnutrisi) apa anak tersebut........
a. Marasmus
b. Kwashiorkor
c. Marasmik kwashiorkor
d. Gizi kurang
e. Gizi sedang
178. Agen mana di bawah ini yang paling bermanfaat untuk pengobatan infeksi usus dengan Entamoeba histolitica.............
a. Ampisilin
b. Amoksisilin
c. Eritromisin
d. Sefotaksim
e. Metronidazole
179. Seorang bayiberat 9 kg, dengan diare dan dehidrasi sedang, turgor kulit jelek dan produksi urin berkurang, tidak syok. Defisit cairan pad anak ini kira – kira..............
a. 1900 – 2000 ml
b. 1400 – 1500 ml
c. 900 – 1000 ml
d. 400 – 500 ml
e. 200 – 250 ml
Defisit ringan < 5 % BB
Defisit sedang 5 – 10% BB
Defisit Berat > 10% BB
180. Jumlah asupan protein yang dianjurkan tiap hari untuk pertumbuhan optimal pada anak umur 6 bulan pertama adalah.....
a. 0,2 g/kg
b. 1,0 g/kg
c. 2,0 g/kg
d. 10,0 gr/kg
e. 5,0 g/kg
181. Bayi usia 3bulan, BB 7 kg, datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan 3 hari diare disertai muntah. Sehari diare 5 – 6 kali sedikit – sedikit, muntah sehari 2 – 3 kali. Bayi minum susu dengan takaran 2 takar + 30 cc air. Pada pemfis ditemukan anak agak gelisah, tanda – tanda dehidrasi tidak jelas hanya anak terlihat haus dan jumlah urin berkurang. Diagnosa........
a. Anak mengalami diare osmotik
b. Anak mengalami diare sekretorik
c. Anak mengalami keracunan
d. Anak diare + dehidrasi berat
e. Anak harus dipuasakan
182. Anak usia 7 tahun BB 26 kg, dibawa ayahnya ke poli anak RSU dengan keluhan anaknya mendadak diare selama 3 hari. Pada pemfis didapatkan kesadaran menurun, anak syok, tensi tidak terukur, nadi hampir tak teraba, akral dingin, kulit berwarna keabu – abuan, frekuensi berak sering. Pemeriksaan feces : feces bau amis, cair, warna seperti air cucian beras, darah (-), lendir (-). Anak ini menderita diare akut an dehidrasi berat yang diseabkan oleh.......
a. Rotavirus
b. Bakteri shigella
c. Salmonelosis
d. Kolera
e. Enterotoksik Eschericia coli
183. Wanita 50 tahun, mengeluh celana dalamnya selalu basah sejak menjalani pembedahan pengangkatan kandungan akibat kanker rahim 3 bulan yang lalu. Pasien masih dapat miksi normal. Pada pemfis didapatkan lubang vagina yang selalu basah dengan kulit di sekitar vagina mengalami maserasi. Pemeriksaan pencitraan IVP tampak hidroureteonefrosis sebelah kiri dengan terlihat adanya ekstravasasi kontras pada ureter distal kiri. Kemungkinan pasien ini menderita.........
a. Fistula vesiko vaginal
b. Fistula ureterovagina
c. Inkontinensia urin urge
d. Inkontinensia urine stress
e. Inkontinensia paradoksa
184. Laki – laki 30 tahun menikah sudah 5 tahun tapi belum punya anak. Tanda seks sekunder (+), penis bentuk dan ukuran normal, ada benjolan di inguinal kana 4 x 3 cm. Diagnosa............
a. Chriptorchimus
b. Hernia scrotalis
c. Varicocele
d. Torsio testis
e. Hidrocele
185. Pria usia 49 tahun datang ke dokter dengan keluhan terjadi pembesaran skrotumnya, yang tidak disertai rasa nyeri serta tidak terjadi gangguan seksual. Pada palpasi, skrotum membesar, lunak, tetapi tidak teraba adanya massa tumor. Tidak didapatkan pembesaran kelenjar lymphe inguinal. Tes translumination (+). Penyakit yang diderita pasien ini adalah.......
a. Varicocele
b. Hidrocele
c. Elephantiasis
d. Orchitis
e. Seminoma
186. Penderita laki – laki 30 tahun datang ke poli bedah dengan keluhan benjolan di lengan atas kanan sejak 3 bulan yang lalu, semakin lama semakin membesar. Pada inspeksi tidak didapatkan tanda kemerahan dan tidak nyeri. Pada X-Ray foto lengan atas kanan didapatkan gambaran tulang humerus bentuk onion skin. Diagnosa radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah......
a. Ewing sarkoma
b. Osteosarkoma
c. Chondrosarkoma
d. Aneurysmal bone cyst
e. Enchondroma
187. Wanita 72 tahun mengeluh berak darah 3 bulan ini. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect bentuk anuler type di daerah rectosigmoid. Diagnosa radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah...........
a. Polip rectosigmoid
b. Carcinoma rectosigmoid
c. Diverticulosi rectosigmoid
d. Tuberculosis rectosigmoid
e. Hemmoroid interna daerah rectosigmoid
188. Wanita 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan kolik abdomen kiri sejak tadi malam yang menjalar sampai ke selangkangan. Pada pagi harinya tampak kencing penderita bercampur darah. Pada pemfis tidak ditemukan adanya kelainan patologis pada tubuhnya. Kelainan apakah yang paling mungkin diderita oleh pasien ini.........
a. Cystitis acuta
b. Batu ureter
c. Hidronefrosis
d. Polikistik kidney disease
e. Renal cell carcinoma
189. Anak laki laki usia 4 tahun dibawa orang tuanya ke dokter karena mengeluh nyeri perut yang dideruta sudah beberapa hari. Pada pemfis teraba massa pada perut bagian kanan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan hematuria tanpa proteinuria. Pada CT scan abdomen tampak massa solid pda ginjal kanan Φ 10 cm. Tumor apakah yang paling mungkin diderita anak ini.............
a. Renal cell carcinoma
b. Lipoma
c. Wilms tumor
d. Fibrosarcoma
e. Transitional cell carcinoma
190. Luka bakar 1 jam SMRS. BB 50 kg. Luka bakar grade II B 10%. Tetesan RL baxter untuk tahap I adalah...........
a. 41 – 42 tetes/menit
b. 55 – 56 tetes/menit
c. 83 – 84 tetes/menit
d. 90 – 91 tetes/menit
e. 95 – 96 tetes/menit
Rumus Baxter : 4 cc/ kgBB/ %luas LB /24 jam
½ dari kebutuhan cairan diberikan dalam 8 jam I
Sisanya diberikan dalam 16 jam berikutnya
191. Laki – laki 25 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas seeda motor, dibawa ke dukun. 1 minggu kemudia dibawa ke UGD dan ternyata mengalami patah tulang terbuka 1/3 atas tibia grade 3A. Tindakan yang dilakukan...........
a. pemberian antibiotik dan antitetanus serum
b. Dilakukan imobilisasi dengan plester cast..................fraktur costa
c. Dilakukan pemeriksaan kultur dan resistensi tes kuman dari lukanya
d. Dilakukan debridement, fiksasi eksternal dan antibiotik yang sesuai
e. Amputasi kaki
192. Pria 31 tahun, menderita Buerger’s disease, mengeluh ujung kelingking kaki kanannya kehitaman dan berbau, juga dirasakan sangat nyeri. PF Ku normal, status digitalis tampak gangren kering pada ujung digiti V pedis dekstra. Lab Hb 13,1 gr/dl, Leukosit 12.000. lab lain normal. Tindakan pada pasien ini.........
a. Nekrotomi dan debridement, kemudian disiapkan untuk amputasi elektif
b. Nekrotomi dan debridement, kemudian diberikan analgetik dan antibiotik serta vasodilator oral
c. Insisi drainase, kemudian diberikan analgetik, antibiotik dan vasodilator oral
d. Tidak dilakukan nekrotomi dan debridement tetapi diberikan analgetik antibiotik dan vasodilator oral
e. Amputasi dengan anestesi lokal kemudian diberikan analgetik, antibiotik dan vasodilator oral.
193. perempuan usia 22 tahun berobat ke dokter 3 bulan setelah menemukan sebuah benjolan pada kudran lateral bawah mammae dekstra. Pemfis menunjukkan massa berdiameter 2 cm, berbentuk oval, padat, halus dan mobile pada mammae tersebut. Tidak ditemukan pembesaran kelenjar getah bening aksila. Jika biopsi eksisi dilakukan pada benjolan tersebut, maka kemungkinan besar akan menunjukkan tanda – tanda penyakit.......
a. Fibroadenoma
b. Nekrosis lemak
c. Kelainan fibrokistik mammae
d. Karsinoma intraduktal
e. Papiloma intraduktal
194. Wanita 6o tahun datang dengan keluhan kedua mata kabur perlahan – lahan sejak 2tahun. Tidak didapatkan riwayat mata merah dan nyeri. Pasien menderita DM tipe II sejak 7 tahun yang lalu dan hipertensi sejak 10 tahun yang lalu. Penderita jarang kontrol ke RS. Pada pemeriksaan didapatkan visus OD 6/20 dan OS 6/40. Segment anterior dalam batas normal. Lensa tampak keruh tidak merata. Pemeriksaan funduskopi didapatkan CD ration ODS 0,3/0,4, degenerasi trigoid, tidak didapatkan microaneurysma, silver wire maupun eksudat. Pada pemeriksaan lapang pandang didapatkan gambaran depresi umum, tekanan bola mata dalam batas normal. Diagnosa pada pendeirta ini adalah.........
a. Katarak senilis
b. Retinopati diabetika
c. Retinopati hipertensi
d. Normo tension glaukoma
e. Presbiop
195. laki – laki 17 tahun datang ke poli mata dengan keluhan mata kiri dan kanan kabur sejak 6 bulan yll. Kabur awalnya diketahui disaat melihat tulisan di papan tulis saat pelajaran di kelasnya. Pada pemeriksaan mata, penglihatan membaik dengan pemasangan pinhole dan membaik dengan koreksi lensa spheris minus. Pasien ini menderita ...
a. Miopia kompositum
b. Miopia simpleks
c. Presbiop
d. Hipermetrop simpleks
e. Hipermetrop kompositum
196. Anak 5 tahun datang ke poli mata dengan ibunya dengan keluhan mata sering merah, gatal dan digosok – gosok, berair dan nrocoh terutama bila bermain dibawah terik sinar matahari. Keluhan ini sering hilang timbul sejak kecil dan memberat akhir – akhir ini. Visus ODS 5/5, conjuctival injeksi dan terdapat bintik – bintik kecoklatan, sekret mukoid dan cobble stone appearance pada konjuctiva palpebra superior. Anak ini menderita........
a. Konjungtivitis vital
b. Konjungtivitis bakterial
c. Konjungtivitis jamur
d. Konjungtivitis vernal
e. Konjungtivitis gonore
197. Perempuan 55 tahun datang ke poli mata dengan keluhan mata kiri cekot – cekot sejak 2 hari yang lalu, menjadi kabur, mual muntah. Sebelumnya tidak pernah mata cekot – cekot seperti ini. Dari pemeriksaan didapatkan Visus OD 5/5 OS 1/60. Pada OS didapatkan perikorneal injeksi, kornea edema, BMD dangkal dan iris bombans. TIO 59 mmHg. Ibu ini menderita.....
a. Suspek glaukoma
b. Glaukoma kronis sudut terbuka
c. Glaukoma kronis sudut tertutup
d. Glaukoma akut sudut terbuka
e. Glukoma akut sudut tertutup
198. terapi awal yang tepat diberikan untuk pasien di atas adalah..........
a. Infus manitol
b. Glyserib per oral
c. Tetes timolol tiap 15 menit pada 1 jam pertama
d. Acetazolamide per oral
e. Trabeculectomy
199. Seorang ibu membawa bayinya yang baru berumur 2 hari ke poli mata dengan keluhan kedua mata bayinya selalu terpejam dan bila dibuka keluar cairan kekuningan sejak kelahiran. Dari pemeriksaan didapatkan secret purulen pada kedua mata, injeksi pada konjungtiva dan perikornea, sedangkan kornea dalam keadaan jernih. Dari pemeriksan hapusan sekret mata didapatkan diplokokus gram negatif. Diagnosa bayi ini adalah.............
a. Uveitis anterior
b. Keratokonjungtivitis
c. Konjungtivitis gonore
d. Proptal selulitis
e. Endopthalmitis
200. pria dengan keluhan mata kanan tergores daun padi 1 minggu yang lalu dan sekarang nyeri, merah dan kabur. Pemfis menunjukkan Visus OD 3/60 spasme konjungtiva dan perikornea injeksi (+). Di kornea ditemukan defek diameter 3 mm keputihan dan menggaung sampai setengah kedalaman stroma dengan uji fluoresensi positif. Tes laboratorium didapatkan kuman pseudomonas dan mengalami perbaikan setelah mendapatkan terapi dibekacin tetes mata. Diagnosa yang tepat untuk pasien ini adalah..............
a. Keratitis
b. Ulkus kornea
c. Keratokonjungtivitis
d. Blefaritis
e. Konjungtivitis
201. Mata kanan tidak bisa melihat, mata kiri normal. Dimana letak kerusakan........
a. Nervus optikus dekstra
b. Traktus optikus dekstra
c. Chiasma
d. Chiasma anterior
e. Chiasma posterior
202. Seorang pemuda mengalmi penurunan visus dan buta warna dapatan. Mengeluh terjadi skotoma sentral, medadak cepat. Apa yang menyebabkan.............
a. Neuritis retrobulbar
b. Neuritis optik kompresi
c. Neuritis optik nutritional
d. Atropi papil optik
203. Pria 35 tahun dirujuk ke klinik mata dari klinik endokrin. Dia menderita DM sejak 10 tahun yll, kadar gula darah normal. Pemf visus dan luar mata normal. Funduskopi retina datar, tidak ada neovaskularisasi, dor hemorhages (+), hard eksudat (+), makula edema (-), foveal refleks normal. Apa diagnosa yang paling mungkin...............
a. Retinopati diabetik proliferatif
b. Retinopati diabetik non proliferatif
c. Central retinavein occlution
d. Central retina arteri occlution
e. Retinal detachment
204. wanita 40 tahun, penurunan penglihatan sejak 3 hari yll disertai nyeri, mata merah berair. Diagnosis dari dokter umum sebagai pasien TBC. Pemeriksaan fisis didapatkan injeksi siliar, flare bilik mata depan (+), keratic presipitat (+). Diagnosa..............
a. Uveitis akut
b. Vitritis
c. Choroiditis
d. Endopthalmitis
e. Pars planitis
205. Terapi yang diberikan untuk pasien di atas adalah.........
a. beta bloker topikal
b. Antihistamin topikal
c. Kortikosteroid dan siklopegik
d. Antibiotik topikal
e. Topical mast cell stabilizer
206. Anak 7 tahun dengan keluhan sering sakit kepala apabila belajar lama. Penderita juga mengeluh penglihatan kedua mata kabur. VODS /520. Setelah dilakukan koreksi dengan S + 1,00, visus ODS menjadi 5/5. pemeriksaan segmen anterior dalam batas normal. Kemungkinan yang menjadi penyebab kelainan refraksi penderita di atas adalah.....
a. Kelengkungan kornea yang tidak sama antara sumbu vertikal horizontal
b. Permukaan kornea yang tidak rata ..............astigmat
c. Sumbu bola mata yang lebih pendek dari normal
d. Sumbu bola mata yang lebih panjang dari normal........hipermetrop
e. Kekuatan akomodasi yang menurun
207. Saat dikoreksi dengan S + 1,00 pada penderita di atas dikenal dengan istilah............
a. Hipermetrop total
b. Hipermetrop manifes
c. Hipermetrop laten
d. Myopia
e. Presbiop
208. Wanita 23 tahun datang dengan keluhan kedua mata merah sejak 3 hari yang lalu. Saat bangun pagi, kedua mata sulit dibuka karena kelopak matanya lengket dan keluaran kotoran putih lengket. Riwayat terapi dengan visine 3 x 1 tetes/ hari. Pemeriksaan Visusu ODS 5/5. palpebra edema, konjungtiva kemosis berat, kornea jernih. Pemeriksaan bilik mata depan sampai lensa dalam batas normal. Kemungkinan penyebab penyakit di atas adalah..........
a. Infeksi bakteri
b. Infeksi virus
c. Paparan bahan toxic
d. Infeksi klamidia
e. Alergi
209. Laki – laki 48 tahun datang dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur disertai silau. Penglihatan kabur dirasakan sejak 2 tahun yang lalu dan 3 bulan terakhir dirasakan semakin memberat. Visus OD 2/60 dan OS 5/60. Saat dilakukan koreksi refraksi dan tes pin hole tidak ada kemajuan visus. Segmen anterior tenang. Setelah dilakukan midriatikum didapatkan kekeruhan lensa yang tidak merata dengan iris shadow positif. Diagnosa untuk penderita ini adalah............
a. Katarak komplikata
b. Katarak senilis stadium hipermatur
c. Katarak senilis stadium matur
d. Katarak senilis stadium imatur
e. Katarak Juvenil
210. Laki – laki 40 tahun, pekerjaan sopir angkot, datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan sakit tenggorokan dan batuk sejak 2 minggu yang lalu awalnya disertai pilek. Saat ini pileknya sudah sembuh, batuk masih tetap khususnya malam hari. Dari anamnesa diketahui pasien adalah perokok berat yang sudah sering mendapat advis untuk menghentikan rokoknya, riwayat penyakit sebelumnya tidak ada. Dari pemeriksaan didapatkan pharynx kemerahan dan lain – lain dalam batas normla. Terapi yan diberikan dokter berupa advis berhenti merokok dan obat. Obat manakah di bawah ini yang paling tepat untuk pasien tersebut................
a. Gliseril guaiakolat
b. Dekstrometorfan
c. Ipekak
d. Doveri
e. GG + DMP
211. Pria 23 tahun sudah terbiasa menggunakan terbutaline inhaler untuk mengatasi serangan akut asma yang sering muncul dan dia merasa terbutalin dapat mengatasi keluhannya. Manakah dari pilihan jawaban di bawah ini yang merupakan efek samping terbutalin yang digunakan terus menerus?
a. Diuresis
b. Inortropik negatif
c. Takikardi
d. Kelemahan otot bergaris
e. Hipotensi
212. Wanita 40 tahun mengeluh sakit kepala, gelisah, tidak bisa tidur, gemetar dan berdebar – debar setelah lima hari ini minum teofilin lepas lambat yang diberi dokter. Selama 5 hari itu pula dia mengkonsumsi 2 macam obat yaitu antacid dan cimetidin yang biasa digunakan untuk menghilangkan sakit maagnya yang dia dapat dari dokter 1 bulan yang lalu. Untuk mengatasi sakit kepalanya dia sudah minum obat flu yang mengandung paracetamol, CTM dan fenilpropanolamin. Fenomena ini adalah interaksi obat yang memungkinkan kadar teofilin di darah meningkat. Dari pilihan jawaban tersebut, kemungkinan obat manakah yang menyebabkan interaksi dengan teofilin?...........
a. PCT
b. Antacid
c. Cimetidin
d. CTM
e. Fenilpropanolamin
213. Seorang bapak datang ke tempat praktek seorang dokter dengan keluhan merasa badan lemas, gemetar dan mata berkunang – kunang. Dalam wawancara didapatkan data bahwa bapak tersebut penderita diabetic yang sedang menggunakan oral anti diabetic yaitu telbutamide. Kemaren bapak tersebut merasa sakit kepala dan memberi obat sakit kepala/ analgesik secara OTC. Pemeriksaan fisik : nadi dan tekanan darah masih dalam batas normal. Dugaan kuat anda pada bapak tersebut erjadi interaksi obat. Analgesik yang dibeli bapak tersebut yang mungkin memberikan interak dengan oral anti diabetic nya adalah......
a. paracetamol
b. Aspirin
c. Metamizole
d. Ibuprofen
e. As. mefenamat
214. Seorang ibu datang ke poli klinik dengan keluhan nyeri menelan, panas badan meningkat. Pada pemeriksaan terlihat kemerahan pada tenggorokannya sedangkan nadi dan tekanan darah dalam batas normal. Dalam wawancara ibu sedang menggunakan KB oral. Golongan yang harus dihindari pada ibu yang sedang ber-KB oral tersebut adalah...............
a. Kotrimoksasol
b. Penisilin
c. Sefalosporin
d. Tetrasiklin
e. Sefalosporin
215. Anak usia 6 tahun, mengalami hambatan pertumbuhan tulang dan gigi akibat sering mendapat antibiotika tetrasiklin. Keadaan tersebut terkait dengan farmakokinetik obat tetrasiklin yaitu :........
a. Absorbsi obat tetrasiklin meningkat pada anak usia 6 tahun
b. Distribusi dan penumpukan obat tetrasiklin di tulang dan gigi
c. Metabolisme obat tetrasiklin kurang sempurna pada anak – anak
d. Eksresi obat tetrasiklin kurang sempurna
e. Metabolisme obat tetrasiklin menghasilkan metabolit yang aktif
216. Seorang bapak usia 50 tahun, penderita DM datang ke UGD dengan tanda – tanda hipoglikemia. Dari anamnesa diketahui bahwa penderita baru saja minum obat aspirin untuk menghilangkan sakit kepala. Untuk DM nya penderita rutin minum obat tolbutamid. Munculnya efek samping hipoglikemia adalah akibat penggunaan aspirin dan tolbutamid bersamaan. Hal tersebut disebabkan karena.........
a. Aspirin menurunkan sekresi aktif tolbutamid
b. Aspirin menurunkan kadar protein plasma.
c. Aspirin menghambat ikatan protein plasma dengan tolbutamid
d. Aspirin menurunkan aktifitas tolbutamid
e. Aspirin meningkatkan absorbsi tolbutamid
217. Wanita 55 tahun telah mengalami menapause, hal tersebut disebabkan produksi hormon estrogen telah menurun. Estrogen termasuk kelompok hormon steroid. Metabolisme steroid mempunyai bahan dasar yang berasal dari.....
a. Lemak (asam lemak)
b. Lemak kolesterol
c. Lemak trigliserida
d. Protein (asam amino esensial)
e. Protein (asam amino non esensial)
218. Wanita 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan kegemukan. Pada pemeriksaan TB 155 cm, BB 95 kg, TD 150/90. Kadar glukosa darah normal. Pada wanita tersebut aktivitas dari enzim di bawah ini sangat tinggi adalah............
a. HMG KoA Liase
b. HMG koA reduktase
c. HMG koA sintase
d. Tiolase
e. Enolase
219. Pria 60 tahun terlihat tidur dalam. Kaki, wajah dan perutnya edema. Edema ini terjadi sejak 2 tahun yang lalu, terutama setiap pagi. 10 tahun yang lalu mengidap batu ginjal tapi hanya diobati dengan obat herbal karena ia tidak punya uang untuk membayar operasi. Sejak 2 minggu yang lalu urinenya mengalami penurunan dan kemarin tidak bisa mengeluarkan urine. Foto sinar X, tampak batu besar di kedua ginjalnya, ginjalnya penuh dengan air. Penderita tampak mengantuk karena............
a. Kurang tidur
b. Kurang oksigen
c. Keracunan urea
d. Keracunan amonia
e. Sakit tidak bisa kencing
220. Wanita 26 tahun datang ke RS dengan keluhan marah – marah tanpa sebab, gelisah, bila ditanya jawabannya incoherent selama 2 hari sebelum ke RS. Penderita sering kejang selama 11 tahun, frekuensi kejang 2-3 kali per bulan, satu minggu sebelum MRS penderita kejang – kejang selama 15 menit. TD 110/70 mmHg, nadi 110x/menit, pernapasan 24x/menit, suhu 36,7. Selain kelompok obat anti epileptika, pada pasien ini diberikan obat apa......
a. Haloperidol
b. Imipramin
c. Diazepam
d. Alprazolam
e. Amitriptiline
221. laki – laki 45 tahun datang ke RS dengan keluhan takut, kadang – kadang seperti melihat keranda mayat di depannya. Kadang – kadang di dalam hati ada suara ” mati kamu, mati kamu”. 3 minggu ini penderita sering tidak masuk kerja dan kadang – kadang memegangi isterinya bila rasa takutnya muncul. TD 130/80, Nadi 80x/menit, pernapsan 20x/menit, suhu 36,7. pengobatan yang paling baik...........
a. Anti depresi
b. Anticemas
c. Antipsikotik
d. Terapi elektro konvulsi
e. Psikoterapi
222. ....................
223. ....................

Tidak ada komentar: